PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam mengizinkan umat Islam untuk melaksanakan salat Iduladha 1441 H/2020 digelar berjemaah di lapangan, masjid, musala ataupun juga ruangan. Namun masyarakat diimbau tetap mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan (Protkes).
Hal itu sesuai Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 14/KESRA/Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.
“Kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Kita juga menyiapkan petugas untuk pemeriksaan suhu, kemudian menyiapkan masker, dan hand sanitizer di setiap pintu-pintu masuk,” kata Ketua Panitia Kegiatan Pelaksanaan Iduladha tingkat Kota Batam, Yusfa Hendri, dikutip dari Antara, Jumat (8/7/2022).
Yusfa mengatakan Pemko Batam memusatkan salat Iduladha tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center pada Minggu, 10 Juli 2022 pukul 07.00 WIB.
Selain itu, petugas dalam salat Iduladha yaitu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, Bambang Maryono, sebagai khatib, dan Imam Masjid Agung Batam, Imam Muslim sebagai imam salat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kekanmenag) Kota Batam, Zulkarnain, menyebutkan titik salat Iduladha di Batam bertambah jika dibandingkan tahun 2021.
“Tahun ini bertambah titik salat Iduladha, kalau tahun lalu ruang gerak dibatasi karena masih maraknya pandemi Covid-19. Jadi hanya sedikit saja jumlahnya,” kata Zulkarnain.
Terdapat 526 titik salat Iduladha pada 2022 yang tersebar di 12 titik kecamatan Kota Batam di antaranya Kecamatan Belakangpadang 28 titik, Kecamatan Batuampar 30 titik, Kecamatan Sekupang 60 titik.
Kemudian Kecamatan Seibeduk 24 titik, Kecamatan Nongsa 24 titik, Kecamatan Galang 44 titik, Kecamatan Bulang 21 titik.
Lalu, Kecamatan Lubukbaja 22 titik, Kecamatan Bengkong 70 titik, Kecamatan Batam Kota 86 titik, Kecamatan Batuaji 42 titik, dan Kecamatan Sagulung 75 titik.
Sementara pada tahun 2021, salat Iduladha di Kota Batam hanya 281 titik.
(*)


