DINAS Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang memberikan pelatihan Manajemen ISO 9001 kepada 30 pelaku industri kecil menengah (IKM) di Hotel Comforta Tanjungpinang, Kamis (20/7/2023).
ISO 9001 adalah standar internasional yang digunakan oleh organisasi di berbagai industri untuk mengelola dan meningkatkan mutu produk serta layanan yang diberikan kepada konsumen.
“Ini penting sebagai langkah strategi bagi pelaku IKM untuk mencapai standar mutu yang diakui secara internasional. Jadi, bapak/ibu siap-siap, kita ini memberikan mutu industri kepada konsumen itu seperti apa,” kata Kepala Disdagin Tanjungpinang, Riany.
Dia menyebutkan pelatihan ini digelar selama tiga hari, mulai 20 – 22 Juli 2023. Mereka akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam penerapan standar ISO 9001 agar mampu meningkatkan kualitas, keamanan, dan efisiensi produk layanan.
Para peserta akan belajar tentang prinsip-prinsip sistem manajemen mutu, termasuk fokus kepada pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, pendekatan terhadap proses, hingga identifikasi risiko dan peluang.
Riany juga menyatakan komitmen pihaknya dalam memberikan dukungan penuh kepada pelaku IKM untuk benar-benar tumbuh dan berkembang hingga siap bersaing di pasar global.
Ia berharap ke depan sektor industri di Tanjungpinang akan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini momen penting bagi para peserta untuk menanyakan kepada tenaga ahli apa-apa saja yang harus diketahui, terkhusus 20 penerima rumah produksi. Karena nanti kita akan bicara dari sisi higienis, alurnya, kemasan, promosi dan lainnya,” ujar Riany.
Salah seorang peserta pelatihan, Marheni yang seorang pemilik usaha makanan ringan Sari Rama Rasa, merasa bersyukur dapat mengikuti pelatihan ISO 9001 ini.
Menurutnya pelatihan tersebut dapat membuka wawasannya terhadap pentingnya pengelolaan mutu yang sistematis dan terarah.
Dia percaya bahwa dengan menerapkan standar ISO 9001, usahanya akan semakin berkembang dan dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kami sadar bahwa untuk dapat bersaing di pasar yang semakin ketat, kualitas harus menjadi fokus utama. Adanya pelatihan ISO 9001 ini, kami yakin bisa melakukan perbaikan dan peningkatan di berbagai aspek usaha,” ucap Marheni.
(*/pir)


