Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
    3 jam lalu
    Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
    5 jam lalu
    Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
    7 jam lalu
    Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
    9 jam lalu
    Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
    9 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    3 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    3 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    5 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Rupa

Belangkas (Kepiting tapal kuda)

Editor Admin 7 bulan lalu 750 disimak
Daftar Gambar 1/4
images-1
images-2
02-74d9e8c40c018c5cccc2d164b8a2e3db
01-628cd1c04fd43c92bf39a4073eaba99b
  • Nama ilmiah: Limulidae
  • Filum: Arthropoda
  • Famili: Limulidae; Leach, 1819
  • Ordo: Xiphosura

BELANGKAS merupakan hewan laut yang umum ditemui di wilayah perairan Kepulauan Riau, termasuk di Kepulauan Batam.

Daftar Isi
Bukan kepitingDisebut fosil hidup Punya 10 mataBisa berenang terbalikPunya darah biru yang bermanfaat bagi manusia

Belangkas atau mimi adalah sejenis hewan air yang berbentuk unik. Tubuhnya lebar pipih dan berekor panjang seperti ikan pari, tapi mereka bukan ikan. Dalam bahasa inggris hewan ini disebut horseshoe crab alias kepiting ladam karena bentuknya dianggap mirip ladam.

Belangkas (suku Limulidae) terdiri dari empat jenis hewan beruas (artropoda) yang hidup di perairan dangkal di area paya-paya dan mangrove.

Semua spesies ini adalah bagian dari suku Limulidae dan merupakan satu-satunya perwakilan dari bangsa Xiphosurida yang masih ada di bumi. Cetakan fosil hewan ini tidak menunjukkan perubahan bentuk yang signifikan sejak era Devon (400-250 juta tahun lalu) jika dibandingkan dengan bentuknya saat ini, meskipun jenisnya berbeda.

Hewan ini bersifat monogamik, sehingga sering dijadikan simbol kestabilan dalam hubungan suami-istri. Dalam bahasa Inggris, belangkas dikenal sebagai horseshoe crab atau “Kepiting tapal kuda” karena bentuknya yang menyerupai ladam atau tapal kuda.

Bukan kepiting

Belangkas, © pri.org

Julukan kepiting ladam mungkin membuat kita berpikir bahwa belangkas adalah sejenis kepiting. Tapi sebenarnya bukan. Mereka tidak punya antena, maka tidak termasuk kruetasea alias keluarga kepiting dan udang-udangan.

Belangkas termasuk chelicerata, yaitu sebuah subfilum yang juga mencakup arachinda. Maka walaupun hidup di laut, belangkas sebenarnya masih berkerabat dengan hewan arachnida seperti laba-laba, kalajengking, dan tungau.

Disebut fosil hidup

Belangkas, © sciencenewsjournal.com

Tidak salah kalau belangkas disebut sebagai fosil hidup. Bukan saja karena penampilan mereka yang primitif, tapi mereka punya leluhur yang hidup sejak 450 juta tahun lalu, bahkan sebelum dinosaurus hidup di bumi. Dan leluhur mereka itu ternyata punya penampilan yang gak jauh beda dengan belangkas modern.

Punya 10 mata

Keunikan lain belangkas adalah mereka punya banyak mata. Pertama ada sepasang mata majemuk di bagian atas tubuhnya yang terutama berfungsi untuk mencari pasangan. Di belakangnya masing-masing ada satu mata lateral, lalu ada sepasang mata median dan satu mata endoparietal di bagian depan tubuh mereka.

Ada pula dua mata ventral di bagian bawah tubuh belangkas yang diperkirakan berfungsi untuk penunjuk arah saat berenang. Terakhir, bahkan ekornya bisa berfungsi sebagai reseptor cahaya. Jadi secara total, seekor belangkas punya 10 mata. Banyak banget ya!

Bisa berenang terbalik

Belangkas punya banyak kaki, dan biasanya mereka bergerak dengan berjalan di dasar laut menggunakan kaki-kakinya itu. Tapi mereka juga bisa berenang, dan uniknya, mereka bisa berenang terbalik!

Belangkas di pinggir pantai, © istimewa

Ya, belangkas suka berenang terbalik, dengan memanfaatkan mata ventral di bawah tubuhnya dan ekornya untuk menentukan arah. Kebiasaan ini khususnya sering dilakukan belangkas yang masih kecil, dan seraya semakin dewasa akan semakin berkurang.

Punya darah biru yang bermanfaat bagi manusia

Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin yang terbentuk dari zat besi. Darah belangkas tidak mengandung hemoglobin, melainkan hemosianin yang mengandung tembaga. Jika terkena udara, hemosianin akan memancarkan warna biru kehijauan, sehingga darah belangkas pun terlihat berwarna biru.

Nah, darahnya inilah yang membuat belangkas punya jasa besar bagi manusia. Pada tahun 1956 ditemukan bahwa darah belangkas mengandung sel khusus amebosit yang bisa mendeteksi adanya bakteri. Jika terpapar bakteri, amebosit ini akan mengeluarkan semacam lendir yang mengisoliasi bakteri tersebut supaya tidak menyebar.

Itu artinya darah belangkas bisa digunakan untuk mengetes steril atau tidaknya suatu komponen obat atau vaksin. Maka sejak 1970, FDA alias Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mewajibkan segala macam obat dan vaksin yang diberikan melalui suntikan untuk terlebih dahulu dites menggunakan darah belangkas.

Kebijakan serupa kemudian ditetapkan di negara-negara lain. Maka bayangkan sudah berapa juta orang di dunia ini yang terhindar dari infeksi atau bahkan kematian akibat suntikan tidak steril, semuanya berkat darah belangkas.

(ham/berbagai sumber)

Kaitan batam, Belangkas, bintan, Hewan laut, karimun, kepri, tanjungpinang
Admin 26 Agustus 2025 26 Agustus 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Belangkas, Maskot dan Logo Pekan Olahraga Kota Batam VI
Artikel Selanjutnya Disperindag Batam Sidak ke Usaha Laundry yang Gunakan Gas Elpiji Bersubsidi

APA YANG BARU?

Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 3 jam lalu 65 disimak
Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
Artikel 5 jam lalu 60 disimak
Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
Artikel 7 jam lalu 80 disimak
Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
Artikel 9 jam lalu 73 disimak
Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Artikel 9 jam lalu 81 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 5 hari lalu 231 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 5 hari lalu 217 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 5 hari lalu 202 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 3 hari lalu 190 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 3 hari lalu 181 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?