UNTUK menjaga keselamatan penumpang, Otoritas Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban mengambil langkah mengalihkan rute pelayanan speedboat Bintan-Batam karena kondisi cuaca dan gelombang yang tinggi di sekitar perairan selat Tanjung Uban beberapa hari ini.
“Perubahan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi cuaca buruk yang mulai berdampak pada perairan Bintan dan Kota Batam,” sebut Kepala Pos Kerja Pelabuhan Bulang Linggi, Rahmat.
Dia menjelaskan bahwa alur laut dan ombak mengalami peningkatan kekuatan yang dapat membahayakan perjalanan.
Awalnya, kondisi cuaca terpantau normal di pagi hari, namun sekitar pukul 11.00 WIB, situasi berubah drastis. Dengan situasi yang semakin berisiko, petugas kesyahbandaran segera melakukan penyesuaian rute pelayaran speedboat, yang kini beralih dari perairan Pulau Kabil ke perairan Pulau Ngenang.
“Dengan perubahan jalur ini, waktu perjalanan laut pun mengalami penambahan, dari yang biasanya 15 menit menjadi 30 menit,” jelas Rahmat.
Untuk menambah keamanan, petugas juga meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang tiba maupun berangkat dari Dermaga Pelabuhan Bulang Linggi menuju Pelabuhan Telaga Punggur Batam. Mereka memberikan bantuan, terutama kepada penumpang lansia saat naik dan turun dari kapal.
Selain itu, ketelitian dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang juga diperketat.
“Ini penting agar kapal tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda,” kata Rahmat.
(nes)


