KAMPANYE keselamatan sekaligus upaya peningkatan kepatuhan berlalu lintas berlangsung di Aula SMKN 1 Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini melibatkan pilar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kepulauan Riau sebagai langkah edukasi untuk menumbuhkan kebiasaan berkendara yang tertib pada kalangan pelajar.
Acara dibuka oleh Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat selaku Dirlantas Polda Kepri. Berbagai pihak turut hadir, seperti BPTD Kelas II Provinsi Kepulauan Riau, PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kota Batam, serta Dinas Pendidikan Kota Batam.
Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan siswa. Menurutnya, karena banyak pelajar yang sudah menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah, edukasi keselamatan menjadi bagian yang sangat penting.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam menambahkan bahwa tingginya aktivitas pelajar, ditambah situasi orang tua yang tidak selalu bisa mengantar, membuat penggunaan kendaraan pribadi menjadi pilihan. Untuk itu, pelatihan keselamatan dinilai sebagai kebutuhan yang mendesak.
Dalam penyampaian materinya, Dirlantas Polda Kepri menekankan perlunya mematuhi aturan lalu lintas. Pelajar diingatkan untuk tidak berkendara sebelum memiliki SIM, memakai helm yang memenuhi standar SNI, serta menghindari pelanggaran seperti melawan arus atau menerobos lampu merah.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Provinsi Kepulauan Riau, Rikka Inri Dalosa, menjelaskan bahwa dampak kecelakaan tidak berhenti pada korban secara fisik, tetapi juga dapat berpengaruh pada kondisi psikologis dan kondisi ekonomi keluarga. Edukasi ini diharapkan mampu mendorong siswa agar menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari sisi teknis transportasi, BPTD Kelas II Provinsi Kepulauan Riau juga mengingatkan pentingnya memahami rambu-rambu lalu lintas, menggunakan kendaraan yang laik jalan, serta memakai fasilitas jalan sesuai peruntukannya.
Kegiatan diakhiri dengan kuis interaktif dan sesi foto bersama untuk memperkuat pesan keselamatan kepada para siswa. Kampanye ini diharapkan mampu melahirkan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
(dha)


