WALIKOTA Batam, Amsakar Achmad menegaskan, Kartu Identitas Anak (KIA) bukan sekadar kartu administrasi, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memastikan setiap anak memiliki identitas resmi dan terlindungi hak-haknya.
Hal tersebut disampaikan Amsakar Achmad, saat membagikan KIA secara simbolis di SDN 006 Batam Kota, Kamis (12/02/2026) pekan lau.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memiliki identitas resmi sebagai bentuk jaminan hak dan perlindungan negara.
“Kartu Identitas Anak ini sangat penting. Saya harap dijaga dengan baik dan anak-anak juga diberikan pemahaman tentang arti penting identitas ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KIA memudahkan anak mengakses berbagai layanan publik sekaligus memastikan data kependudukan tercatat sejak dini. Pendataan tersebut berlaku hingga anak berusia 16 tahun sebelum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Menurut Amsakar, perhatian terhadap anak dan pembangunan sumber daya manusia sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.
“Kita semua bisa berdiri di sini karena pendidikan. Masa depan Batam sangat bergantung pada bagaimana kita menyiapkan dan mendidik anak-anak hari ini,” tegasnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para guru agar terus memberikan pembinaan dan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Hal senada disampaikan Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, penerbitan KIA diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran administrasi kependudukan sejak dini sekaligus membangun rasa percaya diri anak sebagai warga negara yang sah dan terdata.
“KIA bukan hanya kartu, tetapi identitas dan kebanggaan bagi anak-anak. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang program pendidikan dan perlindungan anak secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Batam yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)


