BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak akhir bulan November lalu telah mengeluarkan peringantan dini terkait potensi banjir Rob diwilayah pesisir Kepulauan Riau.
Di Kabupaten Bintan, banjir Rob diprediksi berpotensi melanda kawasan pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, dan wilayah pesisir lainnya.
Warga di wilayah pesisir tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terkait potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 4 hingga 13 Desember 2025.
Kepala BPBD Bintan, Ramlah, menyebut pihaknya telah menerima peringatan dari BMKG dan langsung melakukan langkah mitigasi.
“Kita sudah mengeluarkan surat edaran kepada OPD terkait, camat, lurah, dan kades di daerah pesisir,” ujar Ramlah, Rabu (3/12/2025) seperti dikutip dari Batampos.co.id.
Selain itu, pemantauan titik rawan bencana dilakukan secara intensif guna memastikan respons cepat jika banjir rob terjadi.
Ramlah menyampaikan, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian banjir maupun dampaknya ke ketua RT/RW, lurah atau kades, maupun langsung ke BPBD Bintan.
“Penanganan bencana akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan kelurahan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat pesisir terutama nelayan untuk berhati-hati terhadap gelombang tinggi imbas cuaca ekstrem.
“Kalau melaut, silakan lebih di perairan dekat, jangan jauh. Dan selalu beri kabar keluarga sebelum berangkat,” imbaunya. (*)


