Hubungi kami di

Uang

Capaian Penerimaan Pajak Tahun 2022 Sudah 78%, DJP Kepri Peringkat 7 Nasional

Terbit

|

Kepala Kanwil DJP Provinsi Kepri, Cucu Supriatna. F. Dok. Kumparan.com

PENCAPAIAN penerimaan perpajakan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode semester 1 tahun 2022 sebesar Rp 5,1 triliun atau sebesar 78 persen dari target sebesar Rp 6,6 triliun dan pertumbuhan sebesar 68,48 persen dari tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Provinsi Kepri, Cucu Supriatna, mengatakan, atas pencapaian tersebut Kantor Kanwil DJP Kepri berada di peringkat tujuh nasional.

“Alhamdulillah per 30 Juni 2022 Kanwil DJP Kepri berada di peringkat 7 nasional dengan pencapaian sebesar Rp 5,1 triliun atau sebesar 78 persen dari target,” kata Cucu, dikutip dari Antara, Selasa (26/7/2022).

Penerimaan pajak di Kanwil DJP Kepri didapat dari kabupaten/kota yang ada di wilayah Kepri di mana kontribusi terbesar penerimaan pajak berasal dari Kota Batam sebesar 77,64 persen.

BACA JUGA :  Memperingati Hari Santri Nasional 2022, Pesan Wali Kota Batam: Santri Bisa Menjadi Apa Saja!

“Secara kasat mata bisa dilihat, dibandingkan kota-kota lain di Kepri, Batam banyak sekali industrinya dan lebih ramai,” kata Cucu.

Selanjutnya diikuti Tanjungpinang sebesar 9,17 persen, Karimun sebesar 6,01 persen, Bintan sebesar 5,15 persen, Kepulauan Anambas sebesar 1,10 persen, Natuna sebesar 0,47 persen, dan Lingga sebesar 0,45 persen.

Dari sisi Kantor Pelayanan Pajak (KPP), KPP Pratama Batam Utara dan Pratama Batam Selatan menjadi peringkat pertama dan kedua yang capaiannya sudah melebihi target 100 persen.

“Batam Utara itu capaiannya 139,24 persen, Batam Selatan 113 persen, Tanjungbalai Karimun 84,88 persen, Tanjungpinang 81,53 persen, Bintan 78,55 persen dan Madya Batam 67,19 persen. Alhamdulillah capaian di setiap KPP sudah melebihi 50 persen” sebutnya.

Untuk penerimaan jenis pajak, penyumbang terbesar penerimaan perpajakan di Kanwil DJP Kepri didominasi oleh Pajak Penghasilan (PPh) di sektor non migas.

BACA JUGA :  Dishub Kepri Lobi Kemenhub, Minta Penerbangan di Bandara RHF Ditambah

“Kontribusinya sebesar 93,72 persen dan Pajak Penambahan Nilai (PPN) sebesar 5,91 persen. PPh non migas mengalami pertumbuhan, sedangkan PPN, PBB dan pajak lainnya mengalami penurunan,” ungkapnya.

Sementara itu, secara keseluruhan, Realisasi Pendapatan Negara di Provinsi Kepri hingga akhir Juni 2022 ini mencapai Rp 6.252,51 miliar atau 66,60 persen dari target yang ditetapkan. Nilai tersebut meningkat 24,16 persen dari capaian penerimaan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara nominal, realisasi komponen pendapatan yang bersumber dari penerimaan Perpajakan mencapai Rp 5.527,22 miliar (75,79 persen) dan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp 725,29 miliar (34,62 persen).

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid