Hubungi kami di

Pop & Roll

Dian Sastro Menggebu-Gebu Bikin Start Up

Mike Wibisono

Terbit

|

NAMA Dian Sastrowardoyo memang lebih dikenal sebagai artis, banyak sudah film yang dibintanginya dan sukses. Tapi nyatanya wanita yang makin cantik di usia 35 tahun ini punya minat terpendam untuk membuat perusahaan rintisan (startup).

“Sebenarnya sudah pengen sejak dulu (membuat startup),” katanya, seperti yang dilansir gowest.id dari laman uzone.id beberapa hari lalu.

Ya, sudah setahun terakhir ini Dian punya kesibukan lain diluar kebiasaannya sebagai artis, ibu, sekaligus brand ambassador. Frame a Trip, merupakan perusahaan yang ia rintis bersama keempat rekannya.

Frame a Trip merupakan asisten pribadi traveler yang hendak mengabadikan semua momennya ketika mereka berlibur. Layanan ini diklaim didukung oleh banyak fotografer profesional yang sudah punya karya menawan.

Secara sederhana layanan Frame a Trip bisa dikatakan sebagai market place untuk mempertemukan fotografer dengan para traveler. Pengguna hanya perlu melakukan pemesanan, dan selanjutnya semua kebutuhan akan dipenuhi oleh Frame A Trip.

Frame a Trip, menurut Dian, dibentuk karena adanya peluang bisnis yang besar sekaligus pengalaman puluhan tahun dirinya di dalam dunia modeling.

“Data laporan keuangannya Master Card menunjukan industri pariwisata yang tumbuh 6 persen setiap tahunnya, dan di Indonesia saat ini saja sudah ada 10,6 juta wisatawan. Jadi boleh banget tuh kita bikin bisnis di situ,” ujar Dian.

BACA JUGA :  Angkat Gaun, Gaya Konyol Jennifer Lawrence di Oscar

Startup juga bukan hal baru bagi Dian. Di sela-sela kesibukannya sebagai artis, ia juga tetap menjalankan usaha sendiri, seperti membuka restoran siap saji MAM yang berlokasi di Senayan City.

“Aku tuh sebenarnya sudah terbiasa untuk terjun langsung ke dalam bisnis. Seperti di MAM ini, kadang bantu nyapu ngepel juga kalau sedang tidak ada orang. Kalau Frame a Trip agak berbeda karena itu layanan digital,” jelasnya.

Di Frame a Trip, Dian juga mengaku terjun langsung untuk menyelesaikan berbagai masalah, misalnya ketika ada pengguna yang komplain di media sosial karena foto yang lama diterima.

“Biasanya aku hubungi langsung untuk kasih penjelasan,” kata Dian.

Dengan semua upaya yang sudah ia lakukan di Frame a Trip, Dian berharap startup binaannya ini tidak hanya sukses di Indonesia tapi juga banyak dipakai oleh wisatawan dari manca negara. (*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook