SESOSOK mayat seorang pria ditemukan di teras lantai 2 Perumahan Beverly Garden, Batam Kota, Kota Batam, Jumat (2/01/2026) pagi.
Pria berinisial FAS (30 th) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu, diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Jenazah FAS ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB dengan seutas tali hitam terikat di lehernya.
Temuan itu didapatkan oleh rekan satu rumahnya, SOB, dan seorang rekan lainnya berinisial ABS, setelah FAS tidak terlihat sejak sehari sebelumnya.
Dalam keteranganya, Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, menjelaskan kronologi kejadian.
“Awalnya, korban dan saksi SOB bersama-sama beribadah akhir tahun pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Mereka pulang dan beristirahat,” jelas Kompol Anak Agung.
Keesokan harinya, Kamis (1/01/2026) pagi, SOB berangkat kerja. Saat pulang dan beristirahat di siang hari, ia mulai menanyakan keberadaan FAS yang tidak terlihat.
Panggilan telepon juga tidak dijawab. Pencarian baru dilakukan secara bersama pada Jumat pagi, setelah SOB pulang kerja. Mereka kemudian menemukan FAS di area jemuran lantai 2 dalam keadaan tidak bernyawa.
Laporan kemudian disampaikan ke Polsek Batam Kota sekitar pukul 08.10 WIB.
“Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena masalah asmara. Dari keterangan saksi, pacar korban di kampung telah menikah dengan orang lain. Rekaman CCTV juga menunjukkan korban pernah melakukan panggilan video dengan seseorang,” tambah Anak Agung.
Tim Bhayangkara Polda Kepri dan Inafis Polresta Barelang tiba di lokasi untuk olah TKP sekitar pukul 08.40 WIB.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih menyelidiki kasus ini secara mendalam. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga komunikasi dan mencari pertolongan jika mengalami tekanan hidup, bukan dengan mengambil jalan pintas yang merugikan diri sendiri dan keluarga. (*)


