Hubungi kami di

Ini Batam

Disbudpar Batam Promosikan Wisata dan Kerajinan Batik Marlin di Kota Bandung

iqbal fadillah

Terbit

|

Wakil Ketua Dekranasda Kota Bandung, Cici Ema, menerima cinderamata berupa Batik Ikan Marlin dari Kadisbudpar Kota Batam saat berkunjung ke stand Promosi Wisata Kota Batam di Bandung. Photo : Ist.

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mempromosikan pariwisata Batam hingga ke kota Kembang, Bandung, Jabar.

Melalui kegiatan promosi tersebut, Disbudpar Batam menargetkan wisatawan nusantara khususnya dari Bandung, untuk berkunjung ke kota yang berseberangan dengan Singapura dan Malaysia itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan Batik Marlin merupakan kerajinan dari Kota Batam yang diciptakan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, dijadikan andalan sebagai daya tarik tersendiri.

Menurut Ardi, sengaja kota Bandung dipilih sebagai lokasi promosi mengingat Batam menargetkan pengunjung milenial. Selain itu, beberapa desain batik yang dipromosikan juga bertajuk milenial.

“Kita kenal Bandung banyak kalangan milenial dan kita ingin mereka tahu pariwisata Batam dan Batik Marlin,” ujar Ardi, Kamis (5/11).

Ardi juga menjelaskan, Batik Batam terkenal dengan warna yang terang dan memiliki motif biota laut, salah satunya motif ikan Marlin. Batik tersebut langsung diperagakan oleh Duta Wisata dari Kota Batam.

Ardi mengatakan, respon para pengunjung stan yang berada di Cihampelas Walk (Ciwalk) itu sangat positif. Banyak millenial bertanya kerajinan berasal dari Kota Batam.

“Beberapa pemuda yang kita tanya rata-rata mereka ingin berkunjung ke Batam, dan sangat menyukai motif batik ikan marlin,” ujarnya.

Ardi juga menyampaikan bahwa Batam sangat aman untuk dikunjungi pagi wisatawan di masa pandemi ini. Pasalnya, kata dia, Batam sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku pariwisata, diantaranya wajib memakai masker, menyediakan tempat mencuci tangan di bawah air mengalir dan hand sanitizer, serta menjaga jarak.

BACA JUGA :  Kota Batam Dapat 2 Penghargaan di Indonesia Smart Award

“Jangan khawatir, Batam aman dikunjungi. Sejumlah hotel dan destinasi wisata sudah bersertifikat protokol kesehatan,” ujarnya.

Bahkan, sambung Ardi melalui program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) destinasi dan usaha pariwisata kembali melakukan sertifikasi standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE).

“Ini sangat meyakinkan wisatawan agar tak khawatir saat berkunjung ke daerah lain untuk berwisata,” kata dia.

Ardi mengaku, di masa pandemi ini, pihaknya terus menggaungkan pariwisata Batam. Meski kunjungan masih rendah, namun setidaknya para wisatawan punya keinginan untuk berkunjung.

“Tak hanya untuk wisnus (wisatawan Nusantara), bagi wisman (wisatawan mancanegara) juga kita lakukan promosi melalui digital. Tujuan kita agar mereka punya kesan khusus dan ingin berkunjung ke Batam,” kata dia.

Selain di sektor pariwisata, Batik ikan Marlin juga sangat cocok dipromosikan di Bandung. Ia berharap, melalui kegiatan ini pula Batik Marlin makin dikenal di Nusantara.

“Tak hanya dalam negeri, Batik ikan Marlin juga sudah dipromosikan hingga ke Dubai dan negara-negara tetangga,” pungkasnya. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook