Hubungi kami di

Uang

Duh! Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai KTP

Terbit

|

Ilustrasi: Beli minyak goreng curah sekarang wajib pakai KTP. F. Dok.detik.com

PEMERINTAH mewajibkan distribusi minyak goreng di pasar-pasar tradisional menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) demi menjamin pasokan nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dia mengatakan masyarakat wajib menggunakan KTP untuk membeli minyak goreng curah.

“Distribusi pasar juga akan menggunakan sistem pembelian yang berbasis KTP,” ungkap Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/5/2022).

Airlangga mengatakan kebijakan ini sengaja diterapkan agar penyaluran minyak goreng curah sesuai kuota dan tepat sasaran.

Sementara, pemerintah juga akan memonitor jumlah pasokan minyak goreng curah melalui Sistem Teknologi Digital Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah).

“Sekali lagi ketersediaan pasokan akan terus dimonitor melalui aplikasi digital yang ada di Kementerian Perindustrian yang disebut dengan Simirah,” ujar Airlangga.

Nantinya, sambung Airlangga, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan membuat aturan teknis untuk menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng di dalam negeri.

BACA JUGA :  Stok Minyak Goreng di Bintan Mulai Menipis

Sebelumnya, Holding Pangan ID FOOD meluncurkan aplikasi Warung Pangan untuk mendistribusikan minyak goreng curah sebesar Rp 14 ribu per liter.

Direktur Komersial ID FOOD, Ardiansyah Chaniago, mengatakan Warung Pangan telah mendistribusikan minyak goreng curah seharga Rp 14 ribu per liter ke 512 titik lokasi yang tersebar di tiga provinsi, 10 kota, 34 kecamatan, dan 46 kelurahan.

“Total distribusi minyak goreng ke pengecer selama dua hari ini sebanyak 23.500 liter dan pengecer telah menjual lagi ke masyarakat atau konsumen,” ungkap Ardiansyah.

ID FOOD menargetkan dapat mendistribusikan minyak goreng curah ke 5.000 titik lokasi sampai akhir Mei 2022 melalui anak usaha holding, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Rajawali Nusindo.

Sebelumnya, Direktur Utama Holding pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan, mengatakan platform digital Warung Pangan diciptakan untuk memudahkan pedagang, pengecer, hingga konsumen dalam menjual dan membeli minyak goreng.

BACA JUGA :  KPPU Butuh Satu Alat Bukti Lagi Seret Pelaku Kartel Minyak Goreng ke Pengadilan

Fitur layanan minyak goreng ini tersedia di aplikasi Warung Pangan yang dikelola anak usaha Holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia kolaborasi dengan PT Rajawali Nusindo, produsen, distributor, dan asosiasi pedagang.

“Jadi melalui aplikasi terintegrasi ini, setiap pedagang atau pengecer minyak goreng curah akan didistribusikan minyak goreng 200 liter per hari dari ID FOOD, kemudian pengecer tersebut dapat bertransaksi penjualan langsung ke konsumen secara online, maksimal pembelian 2 liter minyak goreng curah untuk setiap konsumen per hari, harga per liter pun disesuaikan HET pemerintah yaitu Rp 14 ribu per liter,” jelas Frans.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid