Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

Fachry dan Dimitia Jadi “Jaka & Dara Utama” Kota Medan

iqbal fadillah

Terbit

|

MALAM Grand Final Pemilihan Jaka Dara Kota Medan 2016 digelar di Hermes Place Hall, Jalan Mongonsidi, Jumat (21/10) kemarin.

Setelah mengikuti proses seleksi dan penjurian, terpilih Jaka Utama Fachry Arsyam – Dara Utama Dimitia Radhika Balqish Bath,Jaka Dara Persahabatan Putra Fadlan – Siti Ayu Novarina Suyanto. Jaka Dara Kepribadian Ainuddin – Amalia Yasmine Siregar. Sedangkan Jaka Dara Intelegensia Arif Gana – Aziva Zahrianis.

Menurut Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Hasan Basri, Pemilihan Jaka dan Dara  kota Medan berjalan melalui beberapa tahapan.

Peserta terdiri dari 21 Kecamatan di Kota Medan yang mendaftar dan memenuhi persyaratan. Jumlahnya mencapai 91 orang yang terdiri dari 47 Jaka dan 44 Dara.

“Mereka melewati seleksi awal, kemudian peserta memasuki tahap semi Final yang dinilai Juri melalui wawancara meliputi psikologi, Etika, kepribadian, Bahasa Inggris, pengetahuan kebudayaan dan sejarah, potensi diri serta kemampuan berpenampilan.” ungkap Hasan di pemkomedan.go.id.

Ajang pemilihan Jaka Dara Kota Medan 2016 digelar sebagai upaya memotivasi dan mendorong generasi muda di Medan untuk ikut serta berperan aktif dalam promosi kepariwisataan sekaligus sebagai usaha menanamkan kecintaan terhadap seni dan kebudayaan.

BACA JUGA :  Shahnaz Laghari, Pilot Wanita Pertama di Dunia Yang Bercadar

Malam Grand Final Pemilihan Jaka Dara Kota Medan 2016 berlansung meriah. Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin menjadi Juri kehormatan dalam ajang bergengsi mencari Duta Wisata Kota Medan tersebut.

Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution mengatakan  para Jaka Dara  dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luar biasa tentang Kota Medan. Wawasan pengetahuan tersebut berjalan dengan seluk beluk kebijakan, potensi dan hasil – hasil pembangunan yang telah dicapai.

“Melalui event ini Jaka Dara diharapkan dapat terus menambah wawasannya terutama dalam kerangka budaya, sejarah dan Wisata Kuliner yang merupakan salah satu icon kepariwisataan di Kota Medan”, katanya.

Sebagai Kota ketiga terbesar di luar Pulau Jawa, menurut Akhyar, Kota Medan sangat ramai sekali. Geliat perekonomian masyarakat membuat Kota ini tidak pernah tidur. Tidak hanya perkembangan Kota namun Wisata yang ada menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Untuk itu  ia berharapJaka Dara harus mampu menjadi Duta Wisata Kota Medan dalam event – event kepariwisataan baik di dalam maupun di luar daerah. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook