Hubungi kami di

Berita

Harga Cabai Meroket, Jokowi : “Musim Kemarin Banyak Yang Gagal Panen”

Mike Wibisono

Terbit

|

HARGA cabai melambung belakangan ini. Kondisi tersebut mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di hari kedua kunjungannya ke Jawa Tengah, Senin (9/1) pagi, Jokowi menyempatkan diri memantau perkembangan harga cabai di Pasar Kajen, Kota Pekalongan.

“Yang cabai rawit merah Rp100 ribu. Tapi yang cabai lain, cabai merah Rp50 ribu, yang cabai hijau juga di kisaran Rp45 ribu sampai Rp50 ribu,” kata Presiden Jokowi kepada para wartawan.

Menurut Presiden, kenaikan harga cabai tersebut memang tidak bisa dihindari mengingat pertanian cabai pada 2016 kemarin berada pada kondisi yang kurang bagus. Akibatnya, pasokan cabai kepada masyarakat sedikit terpengaruh.

BACA JUGA :  Triwulan Pertama 2020 DJBC Khusus Kepri Kumpulkan Penerimaan Sebesar Rp 711 Miliar

“Yang namanya harga tergantung  supply dan demand. Karena musimnya pada 2016 kemarin memang jelek untuk cabai sehingga banyak yang busuk dan gagal panen sehingga supply-nya kurang. Itu fluktuatif,” terang Presiden.

Untuk mengatasi kurangnya pasokan komoditas cabai di sejumlah daerah, pemerintah sebagaimana disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengupayakan untuk menyalurkan stok komoditas cabai yang melimpah di daerah lainnya kepada daerah-daerah yang mengalami kekurangan.

“Gorontalo stoknya melimpah, dari sana akan kami salurkan ke daerah lain,” tuturnya pada Kamis kemarin.

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook