Hubungi kami di

Ini Batam

Haripinto : Bright PLN Batam Bisa Ajukan Bantuan Dana dari PLN Pusat

Terbit

|

Anggota DPD RI, Haripinto Tanuwidjaja dalam satu kesempatan bincang-bincang bersama awak Gowest Indonesia beberapa waktu yang lalu. Photo : Dok. GoWest Indonesia

PLN Persero sebagai induk perusahaan Bright PLN Batam mendapat suntikan dana sekitar Rp 48 triliun lebih untuk mendukung layanan mereka di masa pandemi Covid-19 ini. Dana segar itu, diharapkan bisa juga sampai pada Bright PLN Batam sehingga bisa mendukung meringankan beban masyarakat.

Anggota DPD RI, Haripinto Tanuwidjaja menuturkan, dukungan dana segar itu harus bisa diupayakan Bright PLN Batam.

“Bright PLN Batam merupakan bagian dari PLN Persero. Sehingga tidak ada alasan PLN Persero untuk tidak membantu Bright PLN Batam,” kata Haripinto di Batam Centre, Batam pada Minggu (7/6) kemarin.

Dengan bantuan itu, Bright PLN Batam diyakini tidak hanya bisa membantu pelanggan dengan daya 900 Ampere ke bawah saja. Tetap juga untuk masyarakat yang berada di atasnya.

BACA JUGA :  PCR Test Mulai Dioperasikan, Seluruh PDP Sudah Diambil Hasil Swab-nya

Hal ini juga sudah disampaikan saat rapat bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa waktu lalu.

Haripinto melanjutkan, pemberian bantuan untuk masyarakat Batam tidak bisa hanya berdasarkan daya semata, namun Bright PLN Batam harus juga membuat pendataan, utamamnya warga yang dulunya punya kemampuan, tapi oleh sebab Covid-19 ini mereka menjadi tidak memiliki penghasilan.

“Harusnya usaha mikro yang terdampak dibantu. Biasanya bayar listrik Rp 1 sampai 2 juta, tapi income tidak ada,” kata Haripinto lagi.

Sebelumnya, Pertemuan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan Bright PLN Batam belum lama ini, diharapkan agar tidak ada pemutusan aliran listrik kepada warga yang tidak mampu membayar tagihan sekarang.

BACA JUGA :  Pemerintah Susun Peta Jalan Vaksinasi Covid-19

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin yang hadir dalam pertemuan tersebut juga berharap dari Bright PLN Batam memiliki kebijakan pembayaran bagi masyarakat. Salah satunya perhitungan kumulatif selisih bayar bulan sebelumnya tidak ditagihkan dalam satu bulan sekaligus.

“Jadi dibagi-bagi di bulan berikutnya. Sehingga masyarakat tidak berat untuk membayarnya,” kata Jefridin.

Perwakilan PT Bright PLN Batam, Awaludin Hafid mengatakan hasil pertemuan tersebut akan disampaikan ke direksi perusahaan. Selain itu, masyarakat juga bisa menyampaikan permasalahan terkait tagihan ini ke kantor pelayanan PLN.

*(Bob/GoWestId)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid