Hubungi kami di

Dunia

Hasil Riset AS: China Tak Punya Dasar Klaim Laut China Selatan

Terbit

|

Ilustrasi: China saat menggelar gelar latihan di Laut China Selatan, beberapa waktu lalu. F. Dok. Viva.co.id

AMERIKA Serikat mengungkapkan hasil riset terkait klaim Chita atas Laut China Selatan (CLS). Menurut hasil riset tersebut, China tidak punya dasar untuk mengklaim CLS. Bahkan China dinilai melanggar basis geografis dan sejarah.

Hasil riset ini diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri pada Rabu (12/1). Melansir AFP, riset yang dilakukan oleh Biro Kelautan dan Lingkungan Internasional Departemen Luar Negeri AS mengatakan, China tidak memiliki dasar di bawah hukum internasional atas klaimnya terhadap Laut China Selatan.

Laporan setebal 47 halaman itu mengungkapkan bahwa klaim China hanya menyebabkan benturan kepentingan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina dan Vietnam.

“Efek keseluruhan dari klaim maritim ini adalah bahwa RRT (China) secara tidak sah mengklaim kedaulatan atau beberapa bentuk yurisdiksi eksklusif atas sebagian besar Laut Cina Selatan,” tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Kamis (13/1).

BACA JUGA :  Usir Kapal Perang AS Di Laut China Selatan, China Kerahkan Pasukan Laut & Udara

“Klaim-klaim ini sangat merusak supremasi hukum di lautan dan banyak ketentuan hukum internasional yang diakui secara universal yang tercermin dalam Konvensi,” tulis riset tersebut, merujuk pada perjanjian PBB tahun 1982 tentang hukum laut yang diratifikasi oleh China.

Dalam pernyataan lainnya, Departemen Luar Negeri AS juga menyerukan kepada Beijing untuk menghentikan aktivitasnya yang melanggar hukum.

Riset ini merupakan pembaruan dari studi tahun 2014 yang juga menolak klaim Beijing atas ‘nine-dash line’ yang menjadi acuan China atas sebagian besar klaimnya.

Sebelumnya, pada 2016, pengadilan internasional memihak Filipina dalam pengaduannya atas klaim China di LCS. Merespons hal ini, Beijing mengatakan bahwa negaranya memiliki ‘hak bersejarah’ atas wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Wakil MPR Minta Kerahkan Kekuatan Militer Penuh | Jaga Natuna dari Klaim China

Laporan Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa klaim berbasis sejarah yang dilontarkan China ‘tidak memiliki dasar hukum’.

Laporan tersebut juga mempermasalahkan fitur yang diklaim China dengan mengungkapkan bahwa lebih dari 100 fitur yang disorot Beijing di Laut China Selatan terendam air saat pasang. Dengan demikian, klaim China tidak memiliki keabsahan karena berada di luar batas yang sah dari laut teritorial negara bagian mana pun.

Fitur-fitur tersebut menurut AS tidak memenuhi kriteria untuk garis dasar di bawah konvensi PBB.

Laut China Selatan merupakan rumah bagi deposit minyak dan gas, serta merupakan jalur pelayaran yang penting. Banyak dari negara-negara tetangga Beijing yang kerap menyuarakan keprihatinannya atas upaya Beijing untuk memperluas wilayahnya.

(*)

sumber: CNNIndonesia

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook