BADAN Pusat Statistik (BPS) Kota Batam melaporkan bahwa pada periode Januari-Juli 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam mencapai 707.962 kunjungan.
Menurut Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, pada bulan Juli 2024, tercatat 101.099 kunjungan wisman ke Batam. Angka ini mengalami penurunan sebesar 23,01 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 131.313 kunjungan. Namun, dibandingkan dengan Juli 2023, jumlah kunjungan wisman mengalami peningkatan sebesar 6,35 persen.
Eko menjelaskan bahwa pada Juli 2024, wisatawan asal Singapura mendominasi kunjungan dengan total 49.234 kunjungan, yang menyumbang 64,78 persen dari keseluruhan jumlah kunjungan. Selanjutnya, wisatawan asal Malaysia tercatat sebanyak 23.021 kunjungan, disusul oleh wisatawan dari China dengan 4.019 kunjungan, India dengan 3.049 kunjungan, dan Filipina dengan 2.063 kunjungan.
Meskipun demikian, kunjungan wisman dari Singapura mengalami penurunan signifikan sebesar 72,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 77.430 kunjungan. Penurunan ini terlihat di beberapa pintu masuk ke Batam, termasuk Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
Dampak penurunan kunjungan wisman juga mempengaruhi tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Juli 2024, yang turun menjadi rata-rata 52,36 persen, menurun 12,42 poin dari TPK Juni 2024 yang sebesar 64,78 persen. TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri juga lebih rendah 4,00 poin dibandingkan rata-rata TPK hotel berbintang secara nasional, yang mencapai 56,36 persen.
(sus)


