BATAM masih menjadi pusat pengiriman logistik di bagian barat Indonesia. Hal tersebut berdasarkan catatan dari Bea Cukai (BC) Batam per November 2021.
Berdasarkan data Bea Cukai (BC) Batam, instansi ini telah melayani proses penyelesaian barang kiriman sebanyak 4.810.987 dokumen.
Hal tersebut dipaparkan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai II, Dwi Jogyastara.
“Pada bulan November kita sudah menyelesaikan sebanyak 384.204 dokumen barang kiriman. Kalau ditotalkan, periode Januari s.d November 2021 kita sudah menyelesaikan sekitar 4,8 Juta dokumen barang kiriman.” papar Yogi, Jumat (17/12).
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebanyak 4,8 Juta dokumen tersebut hanya 0,43 hari dari target yang ditetapkan selama 1,58 hari. Sementara capaian untuk bulan November sendiri adalah selama 0,63 hari.
Selain itu, persentase barang kiriman yang terkena jalur merah hanya sebesar 4 persen. Jumlah tersebut setara dengan 213.170 dokumen dari 4.810.987 dokumen.
BC Batam juga mendapat hasil positif terkait penerimaan, di penghujung 2021. Hingga November, capaian penerimaan dikumpulkan tercatat sebanyak Rp 947,33 miliar atau sebesar 332,53 persen dari target yang ditentukan yaitu Rp. 284,89 miliar.
*(rky/GoWestId)


