KABUPATEN Karimun secara resmi menyatakan kesiapanya sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kepri yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
Selain fokus pada kesiapan teknis, pemerintah daerah juga mulai mematangkan langkah untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan sukses.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Karimun, Usman, memastikan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Bupati Karimun.
Langkah ini, menurutnya, menjadi bukti keseriusan Karimun dalam menyambut perhelatan olahraga pelajar tersebut.
“Kemarin Kadispora Provinsi Kepri sudah berkoordinasi dengan pak Bupati dan disampaikan kesiapan Karimun sebagai tuan rumah Popda 2026,” ungkap Usman, Sabtu (21/02/2026).
Lebih lanjut, Usman menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat dengan menyurati seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) guna membentuk tim seleksi yang solid dan kompetitif.
Dengan demikian, Karimun tidak hanya siap secara penyelenggaraan, tetapi juga siap bersaing sebagai peserta.
“Karimun selaku tuan rumah juga akan ikut sebagai peserta dari 10 cabor yang diperlombakan nantinya,” jelasnya.
Adapun 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Popda Kepri 2026 meliputi silat, sepak bola. Kemudian voli, tenis meja, tenis lapangan, atletik, basket, renang, badminton, dan takraw.
Oleh karena itu, proses seleksi atlet akan dilakukan secara ketat agar mampu menghasilkan wakil terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi.
Salah satu tantangan yang dihadapi Karimun sebagai tuan rumah adalah kesiapan fasilitas olahraga. Namun demikian, Usman tetap optimistis karena sarana dan prasarana yang tersedia dinilai cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan ajang bergengsi tersebut.
“Sarana prasarana InsyaAllah kita siap, ada yang punya swasta, kemudian ada juga milik pemerintah,” terangnya.
Selain itu, dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang hingga Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Karimun kini fokus menyusun detail teknis pelaksanaan serta meningkatkan kualitas latihan para atlet.
Langkah ini dilakukan agar Karimun mampu mencatatkan dua keberhasilan sekaligus, yakni sukses sebagai penyelenggara dan sukses dalam meraih prestasi.
“Bukan sekadar menjadi penyelenggara yang baik, kita juga targetkan bisa mengukir prestasi di kandang sendiri,” tuturnya. (*)


