KEPALA Disbudpar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengatakan kegiatan lomba perahu naga yang digelar warga Tionghoa, dapat menjadi daya tarik wisatawan.
Untuk itu, ia mengapresiasi kegiatan lomba perahu naga tersebut. Sebab, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat Tionghoa, tapi juga untuk memperkaya keberagaman budaya dan peningkatan pariwisata.
“Perahu naga ini telah menjadi atraksi budaya, yang mampu menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara,” katanya, dilansir dari Antara, Sabtu (1/7/2023).
Dia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang sangat mendukung upaya masyarakat dalam melestarikan warisan budaya Tionghoa.
Untuk itu, ia berharap melalui acara ini generasi muda akan terus mempelajari serta mempertahankan warisan budaya turun temurun tersebut.
“Tradisi seperti ini memiliki nilai historis, artistik, dan menambah khazanah budaya dan pariwisata Tanjungpinang,” ucap Nazri.
Acara lomba perahu naga digelar pada sore hari di perairan laut depan Pelantar III Tanjungpinang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai 29 Juni 2023 sampai 1 Juli 2023.
Aksi para peserta tampak disambut antusias dengan sorak sorai dan tepukan gemuruh dari masyarakat yang menyaksikan langsung perlombaan itu. Penonton yang hadir dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Tiap-tiap perahu naga diisi 12 peserta, terdiri dari sepuluh orang pendayung, satu orang penabuh drum dan satu orang pengatur arah perahu.
Salah seorang warga Kilometer 7 Tanjungpinang, Titin (55) mengaku sengaja datang ke Pelantar III untuk menyaksikan atraksi perahu naga bersama dua orang anaknya.
“Setiap ada acara ini, kami pasti nonton. Senang melihatnya, apalagi gerakan mereka bisa serasi dan ada iringan suara genderangnya,” kata dia.
(*/pir)


