Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
    4 jam lalu
    Sindikat Pencurian Fasilitas Publik di Batam Dibekuk
    4 jam lalu
    Polresta Barelang Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Sarana Fasum di Batam
    8 jam lalu
    Pemko Batam Siap Laksanakan Kebijakan WFH 1 Hari Dalam Sepekan
    12 jam lalu
    Hadiri Halal Bihalal di Bengkong, Wako Batam Janjikan Pelebaran Jembatan
    15 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    3 jam lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    2 hari lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    4 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    4 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Kala Pekerja Anak Melonjak Untuk Pertama Kalinya dalam 20 Tahun Terakhir”

Editor Admin 5 tahun lalu 912 disimak

DATA menunjukkan, satu dari 10 anak bekerja. UNICEF dan Organisasi Perburuhan Internasional memperingatkan bahwa dunia berada di ambang “kekalahan dalam perang melawan pekerja anak”.

Daftar Isi
Usia anak 5-11 tahun adalah yang terbanyakLebih banyak anak laki-laki daripada anak perempuan

Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, jumlah pekerja anak di seluruh dunia telah meningkat, demikian laporan dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Badan untuk Anak-anak PBB (UNICEF) pada Kamis (10/06). Pandemi virus corona mengancam lebih banyak anak-anak menuju ke nasib yang sama.

Jumlah pekerja anak meningkat dari 152 juta pada tahun 2016 menjadi 160 juta pada 2020. Meski, angka ini tidak sebesar ketika jumlah pekerja anak mencapai 246 juta pada 2000.

Namun, jika langkah-langkah besar tidak diambil, angkanya bisa naik hingga 206 juta pada akhir 2022.

“Kami mengalami ketertinggalan dalam memerangi pekerja anak, dan tahun lalu (akibat pandemi) tidak membuat perjuangannya lebih mudah,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

© pinterest/ child labour law

“Sekarang, memasuki tahun kedua penguncian global, penutupan sekolah, gangguan ekonomi, dan anggaran nasional yang menyusut, keluarga dipaksa untuk membuat pilihan yang memilukan, ” tambahnya.

Usia anak 5-11 tahun adalah yang terbanyak

PENINGKATAN dalam jumlah pekerja anak terbesar terlihat di Afrika, terutama karena pertumbuhan penduduk, krisis dan kemiskinan. Di Afrika sub-Sahara, hampir seperempat anak-anak berusia antara 5 dan 17 tahun sudah bekerja, dibandingkan dengan 2,3% anak-anak lainnya di Eropa dan Amerika Utara.

UNICEF memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 dapat menyebabkan anak-anak yang sudah menjadi pekerja, untuk bekerja lebih lama dan dalam kondisi yang memburuk.

“Jika cakupan perlindungan sosial turun dari yang ada saat ini … sebagai akibat dari langkah-langkah penghematan dan faktor lainnya, jumlah anak yang menjadi pekerja bisa naik 46 juta” pada akhir tahun depan, menurut rekan penulis dan spesialis statistik UNICEF, Claudia Cappa.

Ilustrasi, pekerja anak-anak. © humanium.org

Diterbitkan setiap empat tahun, laporan tersebut menunjukkan bahwa anak-anak antara usia 5 hingga 11 tahun adalah usia pekerja anak terbanyak, dengan porsi lebih dari setengah dari jumlah global pekerja anak.

Lebih banyak anak laki-laki daripada anak perempuan

JUMLAH pekerja anak laki-laki lebih banyak, yakni 97 juta dari 160 juta pekerja anak. Namun, kesenjangan gender berkurang secara signifikan ketika aturan pekerjaan rumah tangga yang dilakukan setidaknya 21 jam per minggu dipertimbangkan.

Tetapi, laporan itu juga menunjukkan peningkatan jumlah pekerja anak antara 5 dan 17 tahun yang terlibat dalam “pekerjaan berbahaya”, seperti di sektor pertambangan atau bekerja dengan mesin berat, selama lebih dari 43 jam seminggu.

“Perkiraan baru ini merupakan peringatan,” kata kepala ILO Guy Ryder dalam sebuah pernyataan.

Ilustrasi, pekerja anak-anak. © The Conversation

“Kita tidak bisa berdiam diri sementara generasi baru anak-anak terancam,” katanya. “Kita berada pada momen penting dan banyak ketergantungan pada bagaimana kami merespons.”

PBB telah menjadikan tahun 2021 sebagai Tahun Internasional untuk Penghapusan Pekerja Anak. PBB menyerukan segera diambilnya tindakan untuk mengakhiri praktik mempekerjakan anak pada tahun 2025.

(*)

Sumber : REUTERS / DW INDONESIA 

Kaitan khas, PBB, Pekerja anak
Admin 10 Juni 2021 10 Juni 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Vaksin Covid-19 Untuk Umum Sudah Tersedia di Puskesmas
Artikel Selanjutnya Tolak Divaksin Covid-19, Tunjangan ASN Bisa Dipotong

APA YANG BARU?

Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
Budaya 3 jam lalu 76 disimak
Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
Artikel 4 jam lalu 64 disimak
Sindikat Pencurian Fasilitas Publik di Batam Dibekuk
Artikel 4 jam lalu 68 disimak
Polresta Barelang Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Sarana Fasum di Batam
Artikel 8 jam lalu 58 disimak
Pemko Batam Siap Laksanakan Kebijakan WFH 1 Hari Dalam Sepekan
Artikel 12 jam lalu 64 disimak

POPULER PEKAN INI

Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 7 hari lalu 268 disimak
Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 4 hari lalu 268 disimak
Kemarau Panjang, Pemko Batam dan Warga Gelar Salat Istisqa
Artikel 4 hari lalu 253 disimak
Mulai Hari Jum’at (3/04/2026) Jalan Gajah Mada (Area Hotel Vista) Ditutup Sementara
Artikel 24 jam lalu 248 disimak
Lonjakan Arus Balik di Pelabuhan Sekupang
Artikel 4 hari lalu 242 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?