Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
    12 jam lalu
    Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastikan Pemudik Aman di Perjalanan
    14 jam lalu
    Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
    1 hari lalu
    Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
    1 hari lalu
    Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    5 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    5 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    7 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Kampung Patam Dalam Lintasan Sejarah

Editor Admin 5 tahun lalu 1.4k disimak

MEMASUKI area kampung Patam, kita seperti melihat kebersahajaan di tengah dinamika kota Batam yang berkembang. Lokasi pemukiman warga di Patam Lestari memang baru didirikan beberapa puluh tahun belakangan.

Namun, nuansa perkampungannya tetap terasa. Warga aslinya, sebelumnya bertempat tinggal di lokasi perkampungan tua Patam yang berjarak beberapa kilometer dari lokasi yang sekarang. Lokasi perkampungan lama mereka kini sudah berubah menjadi lapangan golf.

Bercerita tentang Patam tua, kampung ini memiliki lintasan cerita panjang tempo dulu. Dari cerita turun menurun dan saibul hikayat, sejarah kampung ini di mulai sekitar tahun 1840 di Tanjung Pinggir.

Kala itu kampung tersebut kedatangan serombongan orang yang mengaku dari
Bintan.

Rombongan ini dipimpin oleh seorang yang dipanggil Datuk Janggut. Dari kisah nama asli Datuk Janggut adalah Gadoh bin Pandak. Kepada Penghulu kawasan tersebut, Datuk Janggut memohon izin tinggal di kawasan itu.

Alasan mereka ke tempat itu karena berpindah angin atau istilah kala itu mencari tempat pekerjaan baru seperti berdagang, bertani, dan nelayan.

Izin pun diberikan, Datuk Janggut bersama rombongan yang tak lebih dari 10 orang pria dan wanita tersebut memulai hidup baru mereka. Tempat diberikan kepada rombongan ini berada di kawasan pantai yang indah, dan berhadapan langsung dengan Singapura dan Johor.

Kampung tersebut berkembang, lambat laun kampung pun diberi nama Patam. Tim GoWest Indonesia dan Beplus Indonesia yang mencoba menelusuri asal mula nama Patam yang dilekatkan pada kampung tua itu, mencoba menemui seseorang yang bernama Muhammad Zein (74 tahun).

Muhammad Zein saat ditemui tim GoWest Indonesia dan Beplus Indonesia. © GoWestID/ Beplus Indonesia

Zein merupakan keturunan cucu/ cicit dari seorang tokoh dan warga asli di kampung Patam Tua/ Lama, Dachlan Aman.

Menurutnya, Ada cerita sendiri dalam pemberian nama Patam pada ratusan tahun lalu. Dari kisah turun temurun, meski kampung telah berkembang, sebelumnya tidak ada nama khusus untuk daerah yang didiami orang tersebut.

Cerita pun bermula, saat itu ada seorang warga keturunan Tionghoa juga tinggal di kampung tak bernama itu. Kehidupan warga Tionghoa
tersebut cukup mapan, warga pun memanggilnya tauke atau bos.

Suatu hari rumah sang tauke disatroni beberapa orang perampok. Untungnya ada seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut, dan melaporkan ke salah seorang
tokoh masyarakat di sana bernama Datuk Said atau Tok Engku, yang dikenal sebagai seorang pendekar.

Dengan sigap si tokoh masyarakat tersebut menuju rumah tauke. Perampok yang mengetahui tokoh masyarakat datang, langsung kabur tunggang langgang bahkan diceritakan para perampok itu sempat pitam
(atau pandangan menghitam).

Dari kisah perampok yang pitam itu lalu kampung tersebut berubah nama Patam diambil dari kata Pitam. Begitu cerita turun temurun awal nama kampung Patam.

Kampung Patam lama itupun kemudian berkembang, lambat laun kampung pun diberi nama Patam.

Hingga hari ini lokasi Kampung tersebut dikenal dengan nama Patam Lama, yang terbagi dari lima kawasan yang berada berdekatan yakni Patam Darat, Patam Laut, Mentarau, Seberang Patam, dan Dangas.

Ada yang unik juga di sini. Saat pemindahan dari lokasi lama kampung Patam tua, warga aslinya juga ikut memindahkan masjid dan makam seorang ulama yang sebelumnya berada di kampung lama mereka.

Masjid Al Hidayah saat masih berada di kampung Patam tua/ lama, sekitar tahun 1960-an. Ist.
Tim kami bersama ketua RT setempat, Suprapto berlatar Masjid Al Hidayah saat ini di kampung Patam Lestari. © GoWestID/ Beplus Indonesia

Patam saat ini

PATAM sendiri saat ini adalah kelurahan yang berada di kecamatan Sekupang. Luas wilayah kelurahan ini adalah 6,16 km², dengan jumlah penduduk tahun 2020 sebanyak 23.921 jiwa, dan kepadatan 3.883 jiwa/km².

Kampung Tua Patam Lestari adalah bagian dari Kelurahan Patam. Beberapa puluh tahun lalu atau sebelum tahun 1990, sebagian besar masyarakat Patam Lestari bertempat tinggal di Patam Tua/ Lama.

(*/nes)

Sumber : BEPLUS INDONESIA

Kaitan kampung tua, kota, Patam
Admin 7 Juli 2021 7 Juli 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira1
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Dampak Ekonomi Jika COVID-19 Tembus 40 ribu Sehari
Artikel Selanjutnya Rapat Forkopimda Batam | Shalat Idul Adha Berjemaah Harus Di Lapangan

APA YANG BARU?

Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
Artikel 12 jam lalu 87 disimak
Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastikan Pemudik Aman di Perjalanan
Artikel 14 jam lalu 74 disimak
Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 1 hari lalu 125 disimak
Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
Artikel 1 hari lalu 117 disimak
Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
Artikel 1 hari lalu 129 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 7 hari lalu 256 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 7 hari lalu 237 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 7 hari lalu 225 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 4 hari lalu 208 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 5 hari lalu 198 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?