Hubungi kami di

Kota Kita

Kasus Covid-19 di Kepri Naik hingga 300 Persen

Terbit

|

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mochammad Bisri. F. Dok. RRI.co.id

KASUS Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) naik signifikan dalam beberapa pekan terakhir, bahkan persentasenya hingga 300 persen. Namun angka Bed Occupation Rate (BOR) rumah sakit rendah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mochammad Bisri, di Tanjungpinang, Rabu (23/11/2022).

Berdasarkan data Dinkes Kepri per 22 November 2022, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri mencapai 169 orang, sementara angka BOR atau persentase penggunaan tempat tidur pasien di rumah sakit hanya sebesar 6,7 persen.

Bisri menyebutkan, angka BOR di rumah sakit rendah karena lebih banyak penderita yang mengalami gejala ringan hingga memilih isolasi mandiri.

“Memang terjadi kenaikan kasus aktif, tapi pasien yang sakit sedikit. Kalau pun ada yang meninggal, itu karena punya riwayat penyakit bawaan,” sebutnya.

BACA JUGA :  Hadiri Harlah IKBK Batam, Ansar Jelaskan Kondisi Kepri ke Bupati Kendal

Bisri mengatakan kenaikan kasus aktif Covid-19 yang terjadi di Kepri saat ini dipicu munculnya Covid-19 varian baru XBB, seiring meningkatnya volume perjalanan orang lintas negara setelah pintu masuk pelabuhan internasional dibuka, misalnya tujuan Batam-Singapura atau sebaliknya.

Namun demikian, lanjutnya, Covid-19 varian baru tersebut diklaim tidak terlalu bahaya meskipun menyebar lebih cepat dibanding varian sebelumnya.

“Penyebaran Covid-19 varian baru itu dari Singapura. Jadi ketika orang dari sana masuk ke Batam bawa virus, tentu akan mudah menyebar karena pasti ada interaksi manusia dengan manusia,” ujar Bisri.

Ia menyatakan secara umum peningkatan kasus Covid-19 di Kepri melanda sejumlah kabupaten/kota dengan tingkat mobilitas orang yang tinggi menggunakan transportasi laut domestik maupun internasional, seperti Batam, Karimun, Bintan, dan Tanjungpinang.

BACA JUGA :  Produk Inovasi Kemenristek Untuk Testing, Tracing, dan Treatment Covid-19

Oleh karena itu, ia mengingatkan warga yang akan bepergian tetap harus memproteksi diri dengan disiplin protokol kesehatan, dan yang penting ialah melakukan vaksinasi.

“Kalau belum suntik vaksin, divaksin dulu biar lebih aman agar terhindar dari paparan Covid-19,” ucap Bisri.

Bisri melanjutkan 169 kasus aktif Covid-19 per 22 November 2022 tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri, antara lain Batam 97 orang, Tanjungpinang 18 orang, Bintan 37 orang, dan Karimun 15 orang. Lalu, Lingga dan Natuna masing-masing 1 orang.

“Kecuali Anambas, nihil kasus aktif dan jadi satu-satunya daerah zona hijau di Kepri. Kalau 6 daerah lainnya, zona kuning,” sebut Bisri.

(*)

Sumber: Antara

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid