Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
    8 jam lalu
    Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
    13 jam lalu
    Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
    15 jam lalu
    Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
    15 jam lalu
    Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
    15 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    3 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    3 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    4 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 minggu lalu
    Pembaca Lansia
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    1 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    4 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    4 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    5 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Kebiasaan Orang Indonesia Saat Sedang Berwisata

Editor Admin 8 tahun lalu 1.6k disimak

INDONESIA merupakan salah satu negara yang penduduknya gemar melancong.

Daftar Isi
Merencanakan perjalananPerjalanan hematTetap terhubungAplikasi favoritPenggunaan jasa sharing economyKeselamatan

Baik untuk urusan bisnis, rekreasi keluarga, atau liburan untuk melepas lelah dari aktifitas harian.

Saat melakukan perjalanan, ada beberapa hal yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia, mulai dari saat melakukan pemesanan akomodasi, rekomendasi, hingga kebiasaan untuk tetap berkomunikasi.

Setelah mengamati hal-hal yang diinginkan orang Indonesia saat liburan, Amadeus mengungkapkan data Journey of Me Insights. Data ini berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada bulan Mei 2017 hasil kolaborasi dengan YouGov.

Amadeus merupakan penyedia solusi teknologi canggih terkemuka untuk industri perjalanan global. Kelompok-kelompok pelanggannya meliputi para penyedia jasa perjalanan, penjual jasa perjalanan, serta pembeli jasa perjalanan.

Riset ini melibatkan 6.870 responden dari 14 negara di Asia-Pasifik yang pernah bepergian dengan pesawat terbang dalam 12 bulan terakhir, termasuk Indonesia, Tiongkok, Jepang, Hong Kong, India, Taiwan, Korea, dan Singapura.

Berikut kebiasaan orang Indonesia saat liburan berdasarkan data dari Amadeus seperti dijelaskan dalam jumpa pers, Kamis (29/3/2018) lalu, dilansir dari beritagar.id.

Merencanakan perjalanan

SAAT meriset serta memesan akomodasi dan transportasi, orang Indonesia lebih banyak menggunakan ponsel daripada komputer. Dibanding negara lain, Indonesia ada di posisi tertinggi dalam penggunaan ponsel untuk meriset perjalanan.

Selain itu, satu dari lima wisatawan Indonesia melakukan sebagian besar perencanaan wisata selagi bekerja. Tetapi kebiasaan ini lebih terlihat pada mereka yang melakukan perjalanan bisnis dibandingkan dengan rekreasi.

Dalam memesan akomodasi, perempuan cenderung lebih suka melakukan pemesanan setelah membeli tiket pesawat, sementara wisatawan laki-laki lebih suka memesan akomodasi sebelum membeli tiket pesawat.

Perjalanan hemat

JENIS rekomendasi wisata paling berguna bagi orang Indonesia adalah yang bisa membantu mereka menghemat uang dan perjalanan yang lebih nyaman.

Saat menerima rekomendasi wisata pun, orang Indonesia lebih percaya pada teman, keluarga, atau dari jejaring sosial.

“Orang Indonesia lebih percaya rekomendasi yang diberikan dari mulut ke mulut daripada situs pemesanan online,” kata Andi Yeow, General Manager, Amadeus Indonesia.

Andi juga mengatakan bahwa faktor kepercayaan adalah elemen kunci. Saat percaya pada rekomendasi teman atau media sosial, orang Indonesia umumnya lebih merasa nyaman untuk mencoba apa yang direkomendasikan orang tersebut.

Tetap terhubung

SAAT sedang berwisata, orang Indonesia lebih senang bila tetap terhubung dengan internet. Ini digunakan untuk mengakses peta dan informasi lokasi, meriset hal-hal untuk dilakukan di tempat tujuan, berbagi foto dan pengalaman wisata dengan teman, memberi kabar orang terdekat, serta untuk tetap mendapat kabar terbaru soal pekerjaan atau bisnis.

Jika berwisata ke luar negeri, sebagian besar wisatawan Indonesia tetap tersambung melalui Wi-Fi atau membeli kartu SIM lokal di tempat tujuan.

Aplikasi favorit

DALAM berwisata, aplikasi paling banyak digunakan wisatawan Indonesia adalah Traveloka, WhatsApp, Facebook, dan Google Maps. Hanya 28 persen responden Indonesia mengatakan mereka tidak menggunakan aplikasi apapun saat berwisata

Penggunaan jasa sharing economy

ENAM puluh lima persen wisatawan Indonesia mengatakan mereka jarang atau tidak pernah menggunakan aplikasi dan jasa dengan model sharing economy seperti Uber dan Grab untuk berpindah tempat selama perjalanan.

Sebanyak 78 persen mengatakan mereka tidak pernah memanfaatkan jasa semacam itu untuk mendapatkan akomodasi selama perjalanan seperti Airbnb atau Coach Surfing.

Keselamatan

SAAT sedang liburan, wisatawan Indonesia memiliki tiga sumber paling disukai untuk menerima kabar kondisi keselamatan atau keamanan terbaru, yaitu teman dan kerabat, penyedia transportasi, atau biro wisata.

Orang Indonesia tidak terlalu mengandalkan kedutaan atau pemerintah mereka untuk memperoleh kabar kondisi terbaru.

Dari data-data tersebut, Amadeus juga menyimpulkan berbagai hal- hal yang diinginkan orang Indonesia saat berwisata. Misal, alih-alih melihat brosur perjalanan dengan gambar yang menarik mengenai tujuan wisata, orang Indonesia lebih percaya pada rekomendasi orang-orang terdekatnya untuk mendapatkan inspirasi.

Wisatawan Indonesia juga tertarik untuk mendapatkan berbagai rekomendasi perjalanan, dimulai dari saat mereka mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan hingga ketika mereka sedang dalam perjalanan.

Penyedia jasa pariwisata mempertimbangkan cara untuk terhubung dengan wisatawan. Melalui media sosial, misalnya. Sebab cukup banyak wisatawan yang senang menerima berita terbaru dan rekomendasi tentang perjalanan mereka melalui media sosial dibandingkan lewat telepon.

Umumnya wisatawan Indonesia sangat terbuka untuk menerima rekomendasi berbasis wisata dalam tahapan perjalanan manapun. Bahkan 75 persen masih berminat menerima rekomendasi bahkan setelah perjalanan wisata mereka telah selesai.

 

Sumber : Beritagar

 

Kaitan Kebiasaan, top, traveling, wisata
Admin 1 April 2018 1 April 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Nama Lucinta Luna di Paspor Muhammad Fattah
Artikel Selanjutnya Mancing di Pulau Puteri

APA YANG BARU?

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 8 jam lalu 136 disimak
Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 13 jam lalu 531 disimak
Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
Artikel 15 jam lalu 145 disimak
Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
Artikel 15 jam lalu 119 disimak
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
Artikel 15 jam lalu 151 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 13 jam lalu 531 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 4 hari lalu 429 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 4 hari lalu 378 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 4 hari lalu 369 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 4 hari lalu 339 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?