PELONGGARAN pembatasan kegiatan masyarakat yang diberikan pemerintah tetap harus disikapi dengan bijak. Tetap harus selalu waspada, karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
Terutama ancaman terhadap anak-anak. Sebab gejala-gejala infeksi Covid-19 pada anak sulit dibedakan karena biasanya relatif ringan atau tanpa gejala.
Menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ada ciri tertentu yang bisa orangtua perhatikan.
Anak balita yang tiba-tiba jadi susah makan atau menghindari makanan padat disebut bisa jadi tanda terinfeksi Covid-19. Ini karena dampak virus pada indera penciuman dan pengecap anak sehingga rasa makanan jadi berubah.
Dokter mengamati fenomena ini pada dua balita berusia di bawah 18 bulan yang terinfeksi Covid-19. Saat mengonsumsi makanan padat, kedua balita sulit mengunyah dan akhirnya memuntahkan kembali makanannya.
Kondisi ini berlanjut bahkan setelah 6-8 bulan dari sejak awal diagnosis. Kedua anak perlu waktu sampai bisa kembali mengonsumsi makanan padat dalam porsi seperti sebelum terinfeksi Covid-19.
“Keengganan makan pada anak-anak yang bicaranya belum lancar bisa jadi tanda diperlukannya tes untuk infeksi SARS-CoV-2,” tulis tim dokter dalam jurnal seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/12/2021).
(*)
sumber: detik.com


