PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam mengumumkan penambahan kapal KM Nggapulu guna memperkuat armada angkutan selama periode Lebaran 2026. Ini sebagai langkah strategis untuk mendukung operasional kapal KM Kelud yang rutin melayani rute Batam.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, menjelaskan bahwa penambahan KM Nggapulu ditujukan untuk memastikan kelancaran arus mudik selama Lebaran mendatang.
“KM Nggapulu akan membantu mengatasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi,” ujarnya.
KM Nggapulu juga akan beroperasi selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, menjadikannya sebagai pilihan transportasi tambahan di cabang Pelni Batam. Kapal KM Kelud memiliki kapasitas normal 2.607 penumpang, dengan kapasitas dispensasi mencapai 3.457 penumpang. Sementara itu, KM Nggapulu memiliki kapasitas normal sebanyak 2.138 penumpang, dan kapasitas maksimum 2.955 penumpang.
Pemerintah pun telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,3 miliar untuk mendukung diskon tarif angkutan Lebaran 2026, yang mencakup 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi. Dukungan ini akan berlaku untuk seluruh rute kapal penumpang Pelni, dengan keberangkatan dijadwalkan antara 11 Maret hingga 5 April 2026.
Edwin menambahkan bahwa pada Angkutan Lebaran tahun lalu, rute Batam-Belawan menjadi jalur tersibuk dengan total penumpang mencapai 25.692, diikuti oleh rute Medan-Batam dengan 21.592 penumpang.
“Penguatan armada ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dan menjaga kelancaran transportasi laut di berbagai wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Dengan kehadiran KM Nggapulu, Pelni Batam optimis dapat meningkatkan kapasitas angkut penumpang, khususnya pada rute-rute yang padat dari dan menuju Batam. Ini adalah upaya nyata dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat
(dha)


