Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Belanja Pegawai Pemko Batam Capai 39%, Perlu Langkah Penyesuaian
    13 jam lalu
    Sanksi Petugas Pungli Imigrasi Batam Belum Diterapkan
    13 jam lalu
    Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
    21 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
    21 jam lalu
    Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
    24 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    3 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    3 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    4 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    5 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Serial

Kontradiksi di Selat Philips

Pecong; Pucung Penanda Pulau (1)

Editor Admin 2 tahun lalu 1.2k disimak
Ilustrasi, © bintorosuryo.com

DOMU sakit. Sudah tiga hari lebih meringkuk demam. Sekali waktu, kita memang perlu berdamai dengan tubuh, kan?

Oleh : Bintoro Suryo


“Istirahat aja, mu. Nanti ke Pecong, biar saya dan Sania”.

Perjalanan kali ini, adalah yang pertama tanpa dia. Saya ditemani gadis muda yang mungkin, seharusnya mengisi panggung-panggung model. Ada hiruk pikuk, glamour dan kilatan blitz kamera. Bukan ke tempat-tempat sepi dan jauh dari keramaian kota, seperti tujuan kali ini; pulau Pecong. Pulau kecil berhampiran pulau Bulan di sisi barat Batam.

“Oke, pak. Sania mau”, kata Sania bersemangat.


JARAK ke pulau Pecong ternyata tidak dekat dari Batam. Butuh waktu sekira satu jam perjalanan menggunakan perahu boat dari dermaga rakyat di pelabuhan Sekupang.

Jika kita tidak menggunakan perahu boat sewa, hanya ada satu kali transportasi laut yang melayani rute dari pelabuhan Sekupang ke pulau Pecong. Pagi dari pelabuhan Sekupang dan sore hari dari pelabuhan pulau Pecong.

Pulau itu berhampiran dengan pulau Bulan yang secara ukuran luas, seperti David dan Goliat. 🙂

Luas pulau itu hanya sekitar 16,368 km. Penduduk yang mendiami juga tidak banyak, hanya 902 jiwa saja. Secara administratif, pulau itu masuk dalam wilayah kecamatan Belakangpadang di kota Batam. Secara hubungan sosial, masyarakat di sini, umumnya yang mendiami wilayah Kepulauan, biasanya berkerabat satu dengan lainnya di pulau-pulau sekitar.

“Saya belum pernah ke pulau-pulau begini, pak. Itu Singapur ya”, kata Sania separuh berteriak di atas perahu boat yang membelah laut, menyisir pulau-,pulau kecil di sekitarnya. Deru mesin boat begitu keras terdengar.

“Ya, itu Singapur di sebelah sananya”, jawab saya juga separuh berteriak.

Boat pancung yang kami naiki, terus bergerak membelah laut. Kadang terhempas-hempas dengan keras saat berpapasan dengan kapal lain yang lebih besar. Dari peta yang saya buka di ponsel, kami baru melalui separuh perjalanan, masih ada sekitar 30 menitan lagi untuk sampai ke tujuan.

Tekong boat pembawa perahu pancung kami. © bintorosuryo.com

Pulau Pecong yang akan kami kunjungi bersama sekitar 108 pulau kecil lain, saat ini masuk dalam wilayah kecamatan Belakangpadang di kota Batam. Gugus pulau-pulau kecil tersebut, tergolong sebagai pulau – pulau terluar negara. Perairan yang melingkupinya juga sangat strategis karena terhubung ke selat Philip di hadapannya yang merupakan selat tersibuk di dunia.

Selat pemisah Indonesia dan Singapura itu menghubungkan antara dua ‘dunia’, barat dan timur jauh hingga ke daratan China dan kepulauan Jepang. Ini perairan yang terhubung juga ke selat Malaka, selat yang menjadi perebutan sejak zaman silam karena letaknya yang sangat strategis.

Pada masa lalu, para penghuni pulau-pulau kecil yang tersebar sepanjang perairan strategis ini adalah suku Melayu. Mereka biasa juga disebut sebagai orang Selat atau orang laut, mengingat kehidupan mereka yang bersentuhan dengan lautan.

Orang Laut telah menjadi nama salah satu suku bangsa di perairan Sumatera Timur (termasuk di wilayah Kepulauan Riau) dan Selat Malaka sejak dulu. Cirinya adalah cara hidup yang khas dan sangat tergantung kepada lautan di sekitarnya. Mereka bermukim di berbagai sungai yang bermuara ke laut, pulau, dan muara-muara sekitar perairan. Kelompok ini termasuk juga yang biasa disebut Orang Laut yang bertempat tinggal di perahu dan hidup mengembara di perairan – perairan sekitarnya.

Peta yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726 tentang selat Malaka, © arsip website Library of Congress, USA

Sebuah peta yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726 (dari arsip website Library of Congress, USA), sudah memperlihatkan gambaran tentang vitalnya perairan ini sejak dulu. Francois mendeskripsikan sebuah selat padat bernama Straat van Malakka yang melewati jalur perairan ini. Ada gambar peta pulau Temasek (Singapura, kini) dan juga Batam, namun belum diberi nama.

Di masa kini, letak yang strategis dari perairan ini bisa dilihat dari begitu digdayanya Singapura dalam kancah perekonomian dunia. Sebuah negeri pulau kecil yang diuntungkan dengan keberadaan selat Philip di hadapannya.

Namun, keberuntungan sepertinya baru memihak ke negara kecil itu, tapi belum ke pulau-pulau kecil di hadapannya. Sebuah kontradiksi nyata yang terlihat.

(*)

Bersambung

Selanjutnya : Rengkam, Tumpuan Nelayan Saat Cuaca Buruk – Pecong; Pucung Penanda Pulau (2)

Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, Kepulauan, Pucung, pulau pecong, singapore, singapura
Admin 5 November 2023 5 November 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mak Timah, Wanita 60 Tahun Jadi Santri
Artikel Selanjutnya Kontingen Porwil 2023 Kepri Targetkan Masuk 5 Besar

APA YANG BARU?

Belanja Pegawai Pemko Batam Capai 39%, Perlu Langkah Penyesuaian
Artikel 13 jam lalu 94 disimak
Sanksi Petugas Pungli Imigrasi Batam Belum Diterapkan
Artikel 13 jam lalu 89 disimak
Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
Artikel 21 jam lalu 114 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
Artikel 21 jam lalu 122 disimak
Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
Artikel 24 jam lalu 103 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 6 hari lalu 325 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 6 hari lalu 323 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 6 hari lalu 317 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 6 hari lalu 258 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 5 hari lalu 250 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?