Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Ringkus 3 Tersangka Jambret di Wilayah Nongsa
    40 menit lalu
    PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
    50 menit lalu
    PN dan Disdukcapil Tanjungpinang Uji Coba Sidang Adminduk di MPP
    3 jam lalu
    Bobol Rumah di Bintan, Dua Tersangka Pelaku Diamankan
    4 jam lalu
    Terlibat Trading Bodong, 92 Warga Tiongkok Dideportasi dan Dicekal Seumur Hidup
    5 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Workshop Literasi untuk Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
    25 menit lalu
    Kalahkan Inggris 2-1, Argentina Berpeluang Back to Back Juara Dunia
    2 hari lalu
    Dominasi Pertandingan, Matador Spanyol Melangkah ke Final Usai Hentikan Prancis
    3 hari lalu
    Full Big Match, Semifinal Piala Dunia 2026 Laga Antar Para Jawara
    3 hari lalu
    SD-SMP Negeri di Batam Wajib Terima Siswa Berkebutuhan Khusus
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    2 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    2 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    2 minggu lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Serial

Rengkam, Tumpuan Nelayan Saat Cuaca Buruk

Pecong; Pucung Penanda Pulau (2)

Editor Admin 1 tahun lalu 1k disimak
Suasana pemukiman warga pulau Pecong di pinggir laut, © bintorosuryo.com. Disediakan oleh GoWest.ID

GOOGLE menandainya dengan nama Pecom. Sementara nama yang dikenal orang di Kepulauan Riau adalah Pecong atau Pecung. Letaknya berhampiran pulau Bulan yang dijadikan lokasi industri peternakan babi.

Oleh : Bintoro Suryo


PULAU kecil ini jarang terpublikasi, walau dihuni sekitar 400 lebih kepala keluarga. Sudah ada fasilitas pendidikan yang memadai di sini. Mulai PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Masing-masing satu unit, tapi cukup untuk membuat generasi muda di pulau ini tidak ketinggalan ilmu pengetahuan.

“Assalamualaikum pak”, sapa Sania pada seorang pria paruh baya di pulau Pecong. Rumahnya berada di atas laut, ditopang pelantar yang terbuat dari kayu-kayu.

“Walaikumsalam, mari, mari. Singgah”, kata sang pria ramah. Kemudian, kami mengenalnya sebagai pak Bakar. Ia mempersilahkan kami duduk di serambi rumahnya yang langsung berhadapan dengan laut.

Sania dan pak Bakar di serambi rumahnya, © bintorosuryo com

Pak Bakar, warga asli pulau Pecong. Hampir seluruh usianya dihabiskan di pulau kecil ini. Usianya sekarang 64 tahun.

“Isteri saya orang Sunda”, katanya.

“Ketemu dimana?” tanya saya heran.

“Ya di sini”, katanya terkekeh.

Pak Bakar yang ramah bercerita, isterinya merantau hingga akhirnya sampai di pulau kecil ini. Jodoh memang sulit ditebak, mereka berkeluarga dan sama-sama tinggal di pulau ini.

Baginya, Pecong adalah tumpah darah. Ia tidak punya niat meninggalkan pulau ini. Sehari-hari, pak Bakar mewarisi aktifitas turun temurun dari orangtuanya, bergumul dengan lautan sebagai nelayan.

“Ke lautnya kapan?”, tanya Sania polos.

“Tak tentu lah, tergantung air pasang surut. Kalau pasangnya malam, malam lah kita melaut. Kalau angin sedang kuat, istirahat sajalah di rumah. Paling mencari Rengkam (sejenis rumput laut, pen), banyak di sini”, katanya terkekeh lagi.

Sejak warga pulau Pecong tau nilai ekonomis rengkam, saat ini menurutnya, hampir 30 persen warga di sini juga beraktifitas sebagai pencari Rengkam di laut. Proses pengambilan rengkam terbilang tidak sulit. Warga seperti pak Bakar tinggal mendayung sampan di pesisir pulau. Kemudian, satu per satu rumput rengkam yang ditemui, diambil dan dinaikan ke atas perahu mereka. Rengkam-rengkam yang didapat, kemudian dijemur di tiang-tiang yang sudah disiapkan di sepanjang rumah-rumah warga atau pesisir pantai. Selanjutnya, warga tinggal menjualnya ke pengumpul untuk mendapatkan pendapatan mereka.

Sania sedang membaui Rengkam yang baru saja diambil dari laut di pulau Pecong. © bintorosuryo.com

Rumput laut yang diambil warga di sini, biasa ditemukan tumbuh di batu-batu karang di sepanjang pesisir pulau. Banyak juga yang hanyut dari tengah laut hingga ke pinggir-pinggir pantai. Warga tinggal mengambilnya.

“Kalau dulu, Rengkam tu bikin susah nelayan seperti kami ni. Jaring sering dibuatnya sangkut, perahu-perahu kami terutama yang bermotor juga sering dibuatnya susah. Tapi, sekarang Rengkam jadi berkah buat kami, apalagi saat cuaca di laut sedang buruk”, kata pak Bakar.

Aktifitas memanen rengkam di laut, tidak hanya dilakukan oleh kaum pria saja di sini. Kelompok ibu-ibu juga terlibat membantu.

“Kalau lagi banyak pernah sampai 800 kilo satu minggu,” katanya.

Sebelum dikenal memiliki nilai ekonomis, Rengkam atau sargasum, dianggap sampah laut oleh masyarakat pesisir. Setelah dipanen, proses pengeringannya juga terbilang tidak rumit. Asal terjemur sempurna di bawah sinar matahari langsung, Rengkam yang dipanen warga, sudah bisa dibawa ke pengumpul, untuk selanjutnya diolah menjadi berbagai bahan.

Rengkam yang sedang dijemur di pulau pesisir Batam. © bintorosuryo.com

Harga rengkam kering per kilogramnya, bisa dijual dengan harga Rp 1.700 hingga Rp. 1.800. Pendapatan yang bisa diraih warga dari usaha mengumpulkan rengkam-rengkam di laut, bisa mencapai Rp. 2 juta hingga Rp. 4 juta per bulan, tergantung banyaknya hasil yang dipanen dan dijual ke pengumpul.

Selain mendapatkan uang, aktifitas mengumpulkan Rengkam di laut juga membantu aktifitas nelayan dan kapal-kapal yang melintas karena jala atau pukat yang ditebar atau kipas motor tidak lagi terganggu dengan rengkam.

(*)

Bersambung, Selanjutnya : Pucung yang bikin Mabuk Kepayang – Pecong; Pucung Penanda Pulau (3)
Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, Catatan, Humaniora, kepri, Kepulauan, pesisir, Pucung, pulau pecong, Rengkam, riau
Admin 23 Maret 2025 23 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya 733 Orang Masuk DCT Pemilu DPRD Batam 2024
Artikel Selanjutnya 16 Lokasi Diselidiki 50 Personil Polisi Terkait Judi, Hasilnya Nihil

APA YANG BARU?

Workshop Literasi untuk Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
Pendidikan 25 menit lalu 52 disimak
Polisi Ringkus 3 Tersangka Jambret di Wilayah Nongsa
Artikel 40 menit lalu 57 disimak
PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
Artikel 50 menit lalu 76 disimak
Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
Tokoh 3 jam lalu 85 disimak
PN dan Disdukcapil Tanjungpinang Uji Coba Sidang Adminduk di MPP
Artikel 3 jam lalu 88 disimak

POPULER PEKAN INI

Kalahkan Belgia, Matador Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
Sports 7 hari lalu 391 disimak
Prakiraan Cuaca, Rabu-Kamis Batam Berawan Tidak Berpotensi Hujan
Artikel 2 hari lalu 354 disimak
“Dari Puncak Dai ke Buitenzorg: 7 Bulan Menjelajah Riau Lingga”
Histori 5 hari lalu 342 disimak
Inggris Bertemu Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Sports 5 hari lalu 314 disimak
Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: Aturan PNS Singapura
Catatan Netizen 5 hari lalu 304 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?