KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah memulai proses distribusi logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan ini berlangsung pada H-2 sebelum pemilihan, dimulai dari gudang logistik KPU menuju Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan pada hari Senin, 25 November 2024.
Distribusi logistik ini dilakukan dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Pada tahap awal, pengiriman difokuskan pada 17 kelurahan di Tanjungpinang, sementara satu kelurahan lainnya direncanakan akan menyusul pada H-1 pemilihan.
Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal, menjelaskan bahwa pengiriman logistik dilakukan secara bertahap, dimulai dari kelurahan dengan jumlah penduduk terbesar. “Kami mulai dari kelurahan dengan volume logistik yang lebih banyak. Untuk Kelurahan Kamboja, seperti pada pemilu sebelumnya, akan menjadi yang terakhir menerima logistik,” ungkap Faizal.
Setelah logistik tiba di PPS, pengiriman selanjutnya akan dilakukan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). Terdapat 323 TPS yang akan menerima logistik untuk Pilkada kali ini.
Faizal juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memantau proses distribusi logistik ini. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama, jadi mari kita kawal proses ini untuk memastikan Pilkada berjalan lancar,” tambahnya.
Dalam pengantaran logistik, KPU menggunakan tujuh truk lori dengan kapasitas muatan masing-masing 6 ton untuk memastikan semua kebutuhan logistik dapat tersalurkan dengan baik.
(nes)


