PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam memproyeksikan kenaikan penumpang antara 1 hingga 5 persen dari tahun lalu pada musim lebaran tahun ini. Langkah-langkah antisipatif telah disusun untuk menyambut lonjakan pemudik yang berencana menggunakan transportasi laut melalui Batam.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, melaporkan bahwa pada angkutan Lebaran 2025, jumlah penumpang mencapai 646.554 orang, dan ditargetkan meningkat menjadi 679 ribu orang untuk tahun ini. “Ini memperlihatkan betapa tingginya antusiasme masyarakat untuk kembali ke kampung halaman,” ungkap Edwin.
Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 19 Maret 2026, terutama untuk rute padat ke Belawan, Sumatera Utara. Dengan dukungan dari berbagai instansi terkait, Pelni berkomitmen memastikan kelancaran perjalanan pemudik.
Penambahan Armada untuk Meningkatkan Kapasitas
Menghadapi prediksi lonjakan penumpang, Pelni Batam telah merencanakan penambahan armada kapal. “Selain KM Kelud yang rutin beroperasi, kami juga menambah kapal KM Nggapulu,” lanjut Edwin. Strategi ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan memberi lebih banyak opsi bagi para penumpang.
Rute Batam-Belawan, yang menjadi jalur terpadat tahun lalu, akan mendapat perhatian khusus. Di pelabuhan, pengaturan alur penumpang dan penambahan personel telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasional.
Diskon Tiket dan Penjualan Terencana
Sebagai bagian dari upaya mendukung pemudik, pemerintah menawarkan diskon tiket hingga 30 persen untuk keberangkatan antara 11 Maret hingga 5 April 2026. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp42,3 miliar, diskon ini diharapkan bisa mengurangi beban biaya perjalanan pemudik.
Selain itu, Pelni Batam mengimplementasikan sistem penjualan tiket bertahap selama peak season. Pendekatan ini bertujuan mencegah penumpukan dan praktik pembelian tiket secara borongan, dengan pengaturan yang lebih terencana.
Kolaborasi untuk Kenyamanan Pemudik
Pelni Batam aktif berkolaborasi dengan otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan lainnya, khususnya di Pelabuhan Bintang 99 Persada Batu Ampar, untuk memastikan semua aspek operasional berjalan lancar. Edwin menambahkan bahwa kemungkinan akan ada hiburan dan fasilitas kenyamanan bagi penumpang, seperti stan pijat, untuk mengurangi kebosanan saat menunggu keberangkatan.
Dalam upaya menjaga kenyamanan bersama, Pelni juga mengimbau penumpang agar membawa barang bawaan secukupnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga keteraturan dan memastikan ruangan di dalam kapal tidak padat.
Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, PT Pelni Cabang Batam bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik selama Angkutan Lebaran 2026.


