Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pengusaha THM di Kepri Deklarasikan Pencegahan Peredaran Narkoba di Tempat Usahanya
    12 jam lalu
    Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
    19 jam lalu
    Akibat Sakit Hati, ART Baru 10 Hari Kerja Bunuh Majikan
    22 jam lalu
    97.997 KK di Batam Daftar Perlinsos, Sagulung Tertinggi dengan 18.336 KK
    24 jam lalu
    Singapura Luncurkan M³+ Directory untuk Komunitas Muslim-Melayu
    24 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    1 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    1 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    3 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    5 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Meja Kerja dan kinerja Penggunanya”

Editor Redaksi 10 tahun lalu 1.6k disimak
Ilustrasi meja kerja : © Olivia Howitt

TIAP karyawan kantoran, biasanya memiliki meja kerja yang mereka atur sedemikian rupa sesuai seleranya masing-masing.

Daftar Isi
BerantakanMinimalisPenjajahRuang pribadiPengamat

Sejumlah kajian mengisyaratkan bahwa cara seseorang mengatur tempat kerja, kemungkinan akan mempengaruhi cara mereka bekerja.

Mulai dari gagasan bahwa lingkungan yang berantakan akan menghasilkan kreatifitas sampai ke gagasan terlalu berantakan akan mengganggu perhatian.

Menurut Sam Gosling, seorang profesor psikologi dari University of Texas, Austin, Amerika Serikat di bukunya Snoop: What Your Stuff Says About you, sengaja atau tidak, kita selalu membuat pernyataan tentang diri kita melalui penampilan pribadi.

“Salah satu alasan ruang fisik, termasuk meja kerja seseorang, dapat mengungkapkan sesuatu adalah karena hal-hal itu pada dasarnya merupakan perwujudan dari sejumlah tingkah laku sepanjang waktu,” kata Profesor Sam di bukunya itu.

Lily Bernheimer, seorang konsultan psikologi lingkungan dan Direktur Space Works Consulting di Inggris, kemudian mengembangkan lima jenis kepribadian meja untuk sebuah perusahaan Inggris, Headspace Group, dengan didasarkan pada kajian Gosling dan psikolog kepribadian maupun lingkungan.

Peneliti di University of Surrey, Inggris itu muncu l dengan rincian yang didasarkan pada bukti-bukti yang digabung dengan hasil penelitian kepribadian, psikologi lingkungan, dan lima potret dasar kepribadian:

ekstrover, penyetuju, berhati-hati, cemas, dan terbuka untuk pengalaman.

Jadi apa yang disampaikan meja kerja tentang kepribadian seseorang? Berikut yang disarikan Lily Bernheimer seperti dikutip dari lamam BBC.

Berantakan

Tempat kerja si berantakan kacau, berwarna seringkali berisi berbagai hal barang pribadi. Bernheimer mengatakan si berantakan cenderung lebih ekstrover dan menyambut rekan kerjanya.

“Jika mereka harus memilih tempat duduk, mereka lebih nyaman dan bahagia di tengah lalu-lalang kantor.”

Kelemahannya? Mereka sering kali begitu sibuk dan aktif sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk beres-beres, berbeda dengan rekan kerja yang tidak seramah mereka.

Tetapi ruang kerja mereka yang berantakan lebih ramah dibandingkan rekannya yang minimalis atau tumpukan kertas dari rekan yang kurang ramah.

Minimalis

Cinta rutinitas dan post-it atau kertas stiker kecil? Maka kamu menurut Bernheimer, kemungkinan seorang minimalis.

Tetapi karena minimalis tidak suka berantakan, bukan berarti mereka tidak ekstrover.

Menurut Bernheimer, “Tempat kerja yang sangat rapi dan teratur tidak mengisyaratkan seseorang itu seorang introver”.

Seorang minimalis lebih cenderung hati-hati dan disiplin. Mereka pekerja keras, terpercaya, berorientasi pada hasil dan mendukung struktur serta perencanaan, tambah Bernheimer.

Tetapi jika kamu tidak meninggalkan hal kecil sebagai pertanda pribadi kamu di meja, maka bisa dilihat sebagai isyarat bahwa kamu berencana untuk tidak bertahan lama di situ.

Penjajah

Penjajah’ senang menyatakan kehadirannya di wilayah kantor.

“Orang yang kepribadiannya lebih dominan akan lebih suka mempertahankan wilayahnya,” kata Bernheimer.

Namun dengan berjalannya waktu, barang pribadi mereka akan mulai menjajah ruang orang lain; jaket pada kursi cadangan atau sampah dari meja mereka yang merambah ke tempat lain.

“Mereka mungkin berupaya menandai daerah kekuasaan lebih luas untuk mereka dengan memindahkan cangkir kopi dan sandwich.”

Mereka suka tempat yang berada di pusat ruangan dan kemungkinan lebih agresif dalam menciptakan ruang fisiknya.

Apakah kamu perlu cemas? Jika kamu duduk di sampingnya maka kamu akan sangat bersyukur jika ada pembatas.

Namun jika kamu bekerja di meja bersama, mereka akan sangat mempertahankan wilayahnya dan berusaha menjajah sebagian wilayah kamu.

Ruang pribadi

Apakah kamu memiliki kumpulan buku dan majalah di meja kamu? Bagaimana dengan barang seni, foto perjalanan, atau barang-barang kenangan?

Kamu kemungkinan senang menciptakan ruang pribadi. “Ruang kerja sederhana, bergaya atau yang tidak biasa menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang ‘terbuka’ dan kemungkinan besar kreatif, berpendidikan, serta terbuka untuk pengalaman-pengalaman baru,” kata Bernheimer.

Mereka ini tergolong orang yang ingin tahu, ekstrover, dan kreatif, kata Bernheimer.

Mereka juga lebih mungkin puas atas pekerjaannya, sehat secara jiwa raga dan merupakan hal yang menguntungkan bagi karyawan dan atasan.

Pengamat

Kamu tidak suka membelakangi pintu? Juga merasa tidak aman jika meja berada di daerah ramai? Ini semua ada alasannya.

“Jika dilihat secara evolusi, akan menguntungkan jika berada di tempat yang membuat kamu bisa melihat dengan baik potensi ancaman,” kata Bernheimer.

Pengamat suka ruang pribadi dan terlalu banyak selingan, rangsangan, maupun dan interaksi akan mengusik mereka. Mereka lebih gemar duduk membelakangi dinding dan bekerja sendirian. Mereka mungkin juga bersifat pengeluh.

Tetapi jangan terlalu cepat menilai: karena pengamat mungkin introver namun mereka juga sangat kreatif dan produktif, menurut Bernheimer. Biarkan saja mereka menyendiri dan jangan ganggu mereka dari belakang saat bekerja. ***

Kaitan ekstrovert, introvert, karyawan, kinerja, meja kerja
Redaksi 13 Desember 2016 13 Desember 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya VIDEO : Begini Jadinya Kalau Salah Menulis Bahasa Inggris
Artikel Selanjutnya Menara Masjid Agung Medan Akan Jadi Yang Tertinggi Ketiga di Dunia

APA YANG BARU?

Pengusaha THM di Kepri Deklarasikan Pencegahan Peredaran Narkoba di Tempat Usahanya
Artikel 12 jam lalu 105 disimak
Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 19 jam lalu 107 disimak
Akibat Sakit Hati, ART Baru 10 Hari Kerja Bunuh Majikan
Artikel 22 jam lalu 173 disimak
97.997 KK di Batam Daftar Perlinsos, Sagulung Tertinggi dengan 18.336 KK
Artikel 24 jam lalu 157 disimak
Singapura Luncurkan M³+ Directory untuk Komunitas Muslim-Melayu
Artikel 24 jam lalu 137 disimak

POPULER PEKAN INI

50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 5 hari lalu 344 disimak
Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 7 hari lalu 337 disimak
Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
Pendidikan 5 hari lalu 297 disimak
Akses Southlink–UIB Masih Ditutup, Pengendara Nekat Terobos Trotoar
Artikel 6 hari lalu 286 disimak
Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026
Artikel 5 hari lalu 273 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?