Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
    12 jam lalu
    Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
    13 jam lalu
    Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
    15 jam lalu
    MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
    15 jam lalu
    Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
    15 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    1 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    4 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    4 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Mengapa Ada Cacing pada Ikan?

Editor Admin 8 tahun lalu 16k disimak

MELIHAT beberapa postingan tentang adanya cacing pita pada ikan sarden mackarel

Saya jadi ingat saat praktikum
Bersama sobat kental saya Aria Ika Septana di Vetmed University Vienna.

Jadi saya infokan bahwa :

Apakah itu cacing pita pada ikan?

Jawabannya bukan. Itu jenis cacing gilig nematoda bukan cacing pita. Biasanya dari golongan Anisakis sp.

Mengapa ada pada ikan?

Jawabannya memang tidak semua ikan mengandung parasit tapi ada beberapa ikan dari laut yang bisa saja terdapat cacing di dalamnya dan bukan hanya pada jenis ikan mackarel saja tapi tuna, salmon dan lain-lain juga bisa.

Bagaimana bisa ada cacing dalam kemasan ikan kaleng?

Bisa saja, ikan yang telah mengandung cacing atau parasit di dalamnya kemudian diproses dan dipacking.

Cacing pada ikan : ist.

Proses pemanasan suhu tinggi, pemasakan, pendinginan sampai suhu beku dan pengalengan seharusnya bisa membunuh parasit tersebut.

Proses pemasakan, penggaraman dan pengasapan yang tidak sempurna, diketahui masih menyebabkan parasit tersebut hidup.

Apakah cacing tersebut berbahaya?

Ya, anisakis terutama yang masih hidup dan infektif diketahui bisa menyebabkan peradangan akut pada saluran cerna bahkan meningitis.

Infeksi cacing paling sering terjadi karena makan ikan mentah, sushi similikithi dan sejenisnya yang terinfeksi parasit.

Lalu bagaimana pada ikan sardin, ikan olahan atau ikan matang yang ada cacingnya?

Menurut beberapa kasus, pernah dilaporkan adanya reaksi alergik, mual muntah diare karena makan ikan yang mengandung parasit ini meskipun sudah dimasak matang.

Bagaimana cara mendeteksi adanya cacing ini?

Cara sederhananya adalah dengan menggunakan penyinaran sinar uv.
Saya ingat sekali praktikum waktu itu
Ikan segar kemasan plastik vakum.
Trus kita remet remet sampai halus (masih dalam kemasan) lalu kita pipihkan.

Selanjutnya kita masuk ke ruang, lampu semua kita matikan sehingga gelap.
Selanjutnya dengan sinar uv yang biasa dipakai untuk memeriksa uang palsu,
Kita taruh ikan yang sudah kita remet remet tadi di atasnya.

Kalau ada cacingnya, akan tampak bentukan cacing yang bersinar.
Hal ini terjadi karena kandungan fosfor di dalamnya.

Lalu bagaimana cara menghindarinya?

Tidak perlu khawatir berlebihan begitu pemirsa. Tidak semua ikan ada parasitnya kayak gini.

Ikan yang dipelihara secara intensif cenderung lebih aman daripada yang berasal dari alam liar
meskipun sekali lagi tidak semua ikan dari laut lepas mengandung parasit ini.

Lalu bagaimana dengan makan ikan mentah sejenis sushi?

Dengan berat hati dan penuh perasaan harus saya katakan bahwa makan ikan mentah memang sangat beresiko.

Perlu diketahui pemirsa. Biasanya Sushi salmon atau tuna sudah dilakukan perlakuan pendinginan sampai beku
Sehingga parasitnya mati.

Yang jelas perlu dilakukan penelitian terhadap mutu kualitas ikan yang akan dan telah beredar di wilayah kita.

Penelitian juga perlu dilakukan pada asal ikan karena hanya daerah laut tertentu yang ada parasitnya.

Harus dicatat agar jangan takut dan
Tetap harus banyak makan ikan.

Dikutip dan dirangkai dari berbagai sumber termasuk fotonya
Saya screenshoot dari youtube…

Salaaam,

Drh. Supriyanto MVPH.

 

Kaitan cacing, ikan, top
Admin 31 Maret 2018 31 Maret 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jumat Agung di HKBP Sion
Artikel Selanjutnya Tentang “Yellow Box Junction” yang Perlu Kamu Ketahui

APA YANG BARU?

Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
Artikel 12 jam lalu 69 disimak
Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
Artikel 13 jam lalu 92 disimak
Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
Artikel 15 jam lalu 106 disimak
MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 15 jam lalu 112 disimak
Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
Artikel 15 jam lalu 104 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 4 hari lalu 340 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 4 hari lalu 301 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 3 hari lalu 299 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 4 hari lalu 278 disimak
Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
Artikel 3 hari lalu 258 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?