Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Menggaungkan Belakangpadang Sebagai Destinasi Wisata Berbudaya dan Bermasyarakat

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

SELURUH peserta pelatihan pariwisata mengunjungi homestay yang berlokasi di Kecamatan Belakangpadang. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan outbond dari Pelatihan Pelayanan Pariwisata Tahun 2020 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam. Sebelumnya peserta mendapatkan materi tentang homestay yang berlangsung King’s Hotel Batam, a PHM Collection.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Objek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Adisthy mengatakan kunjungan di Homestay Pulau Penawar Rindu ini merupakan bagian kegiatan akhir dari pelatihan pelayanan pariwisata. Sebelumnya peserta mendapat materi dari tiga narasumber yang mahir dibidangnya.

“Hari ini kegiatan akhir pelatihan pelayanan pariwisata. Kegiatan ini outbond berupa pengenalan homestay salah satu destinasi wisata,” katanya, Rabu (13/2).

Peserta diajak mengelilingi Belakang Padang melihat objek wisata yang ada. Sesuai arahan Wali Kota Batam, Muhamad Rudi, Kecamatan Belakangpadang digaungkan menjadi destinasi pariwisata yang berbudaya dan bermasyarakat. Terbukti dari berbagai kuliner yang enak dari Belakangpadang.

“Selain mengunjungi homestay, bersama Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Penawar Rindu kami mengajak peserta menikmati kuliner Belakangpadang seperti cendol, teh tarik, sotong masak hitam, ikan asam pedas,” ujarnya.

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan pelatihan ini dimanfaatkan sebagai modal sektor kepariwisataan untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata, sehingga terwujud layanan yang baik dalam industri pariwisata di Kota Batam. Kegiatan ini diantaranya pelatihan manajemen homestay.

Batam merupakan salah satu kota dengan letak yang sangat strategis, berdekatan langsung dengan dua negara yakni Singapura dan Malaysia. Hal ini menjadikan Kota Batam sebagai destinasi wisata yang ramai dikunjungi berbagai negara. Tercatat Kota Batam sebagai penyumbang jumlah wisatawan mancanegara (wisman) tertinggi ketiga setelah Bali dan Jakarta. Untuk lebih meningkatkan kualitas serta pertumbuhan pariwisata di Kota Batam, selain pembangunan aksesibilitas, amenitas, dan atraksi perlu dilakukan pembangunan di bidang sumber daya manusia.

“Karena itu dilakukan berbagai pelatihan guna meningkatkan kapasitas SDM pariwisata untuk meningkatkan kualitas layanan di bidang kepariwisataan,” ujarnya.

Penasehat Pokdarwis Penawar Rindu, Amri Bedu menyambut baik kedatang peserta pelatihan pariwisata tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas digelarnya kegiatan pariwisata dari Disbudpar Kota Batam. “Muda-mudahan ini pemicu pariwisata di Belakangpadang. Kami akan aktif menggali dan menjual objek wisata kepada turis yang datang,” ucapnya.

Ia mengaku saat ini sudah banyak turis yang datang di akhir pekan untuk menikmati kuliner. Muda-mudahan adanya gagasan mengembangkan pariwisata di Belakang Padang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Sebelumnya Wali Kota Batam, Muhamad Rudi mengatakan masakan melayu yang disajikan masyarakat Belakangpadang bisa menjadikan Pulau Penawar Rindu ini sebagai objek wisata. Namun wisata kuliner ini perlu digaungkan supaya lebih banyak turis yang mengetahui dan berkunjung.

“Cendol Belakangpadang enak. Ada prata juga. Tapi wisatawan tidak tahu. Makanya perlu digaungkan. Jadi wisatawan kalau ke Batam, singgah ke Belakangpadang juga,” katanya.

Masyarakat Belakangpadang harus berinovasi terutama dalam hal pelayanan pariwisata. Berbagai hal perlu dikembangkan supaya wisatawan senang saat lakukan kunjungan. “Hal-hal yang menarik ini harus Bapak Ibu ciptakan Buat mereka rindu masakan Belakangpadang. Supaya orang datang ke sini berwisata, mencari kulinernya,” kata dia.

*(zhr/disbudparbatam)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Hidup Sehat11 jam lalu

TONGKAT ALI DARI GUNUNG JANTAN

GUNUNG Jantan, begitu masyarakat Tanjung Balai Karimun menyebut gunung yang berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing di kabupaten Karimun ini. Beberapa...

Gaptek? Gak Lah!11 jam lalu

Ada Stiker STAY HOME Di Instagram, Begini Cara Pakainya

UNTUK menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19, Instagram merilis stiker Stay Home pada 22 Maret 2020. Stiker ini mendorong...

Hidup Sehat4 hari lalu

Hantavirus Yang Lagi Viral, VIRUS APA LAGI ITU?

HANTAVIRUS atau virus Hanta jadi yang paling dibicarakan oleh netizen pada sejak Selasa (25/3/2020). Kata “Hangtavirus” pun melesat jadi trending...

Histori1 minggu lalu

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup...

Ide2 minggu lalu

Cara Pengemudi Taksi Ini Bentengi Diri Dari Covid-19

WABAH virus Corona yang semakin menggila penyebarannya tentu bikin khawatir para pekerja yang menuntut berinteraksi dengan pelanggannya. Pengemudi taksi satu...

Ide2 minggu lalu

Membuat Sendiri Hand Sanitizer Berstandar WHO

MEREBAKNYA virus corona (covid-19) di banyak negara, menyebabkan banyak pengaruh. Indonesia yang sebelumnya menyatakan diri bebas covid-19, tidak bisa lagi...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Frogs “Si Taksi Drone”, Berhasil Terbang Perdana

UJI terbang taxi drone kapasitas dua orang bernama Frogs berhasil terbang di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, saat uji terbang pertama...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Makan Enak3 minggu lalu

Berjaya Hotel Johor Sajikan Menu Makanan Nusantara Selama Ramadan 2020

HOTEL Berjaya Waterfront, Johor Bahru, Malaysia, dipastikan akan terasa berbeda pada musim Ramadhan (bulan puasa) 2020 mendatang. Hotel yang bangunannya...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Tim Cook Batasi Jumlah Orang di Apple Store

CEO Apple, Tim Cook mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran corona. Selain menganjurkan karyawan yang berada di daerah rawan untuk...

Advertisement