Hubungi kami di

Ide

Mewaspadai Ruang Mesin Mobil Dihuni Tikus

Mike Wibisono

Terbit

|

Ilustrasi mesin mobil, © lorensauto

DI masa pandemi seperti sekarang, mungkin mobil kita lebih banyak terparkir di garasi. Sisi positifnya, pengeluaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jadi berkurang. Tapi negatifnya, mesin mobil kita bisa jadi tempat bersarang para tikus.

Biasanya, tikus-tikus tersebut senang menghuni ruang mesin. Selain karena kotor dan lembab, juga banyak bahan-bahan makanan mereka, seperti perkabelan.

Nah kadang kita tidak menyadari kalau tikus sudah menjadikan ruang mesin mobil sebagai rumah mereka.

Tiba-tiba, sejumlah komponen elektrikal mobil bermasalah.

Tidak jarang mobil sampai tidak bisa dinyalakan sama sekali dan sering juga jadi salah satu penyebab konsleting karena kabel-kabel yang digerogotin si tikus.

Nah untuk tahu bagaimana ciri ruang mesin mobil yang sudah dihuni tikus sebenarnya gampang.

Tinggal buka kap mesin, maka kita sebenarnya sudah bisa mengenali apakah ruang mesin mobil sudah dihuni tikus atau belum.

Ruang mesin kotor dan banyak jejak kaki

KETIKA membuka kap mesin, sejumlah bagian mesin terlihat kotor. Kotornya berbeda dari debu dan endapan oli, seringnya kotor yang disebabkan oleh tanah-tanah.

Ada juga jejak-jejak kaki tikus. Tidak jarang, banyak dedaunan, atau bahkan sisa-sisa makanan dan semut-semut terlihat seliweran di ruang mesin.

Kalau kita menemukan kondisi seperti itu, bisa dipastikan ruang mesin sudah dihuni tikus.

Bau khas Tikus

CIRI kedua tentunya bau tidak sedap yang sudah jadi ciri khas dari tikus. Kita pasti mengenali baunya, apalagi biasanya ruang mesin itu bau oli atau bau bensin.

Meskipun ruang mesin masih terlihat bersih, tapi kalau tercium bau tidak sedap, bisa dipastikan tikus mulai menghuni ruang mesin, namun masih di beberapa tempat saja, belum keseluruhan ruang mesin.

Kabel dan plastik terlihat gigitan tikus

INI juga jadi ciri paling umum dan biasanya sudah parah dan lama para tikus menghuni ruang mesin.

Kalau diperhatikan secara detail, kita pasti menemukan sejumlah perkabelan yang menunjukkan bekas gigitan.

Entah itu kabel-kabel lampu, kabel aki dan yang bahaya adalah kabel-kabel sensor, kemudian plastik boks filter udara, dan semua part-part yang sekiranya bisa digerogotin hewan pengerat tersebut.

Kalau sudah seperti itu, ada baiknya kita cepat melakukan tindakan pencegahan. Dan untuk memastikan mobil baik-baik saja, jangan ragu ke bengkel resmi untuk melakukan pengecekan sensor-sensor melalui engine scanner.

Nah, kira-kira itu ciri dari ruang mesin mobil kita sudah dihuni tikus atau belum.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook