PERANGKAT RT dan RW di Kabupaten Bintan mendapatkan insentif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri senilai Rp 1,2 juta per kepala. Selain insentif, Pemprov juga menyerahkan bantuan operasional posyandu dan transportasi laut siswa serta apresiasi kepada sekolah berprestasi se-Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (30/5).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan bahwa peran RT dan RW sangat penting sehingga harus mendapat perhatian penuh. Pembinaan kepada masyarakat melalui tingkat RT dan RW dapat mempermudah langkah pemerintah menjalankan program kerja untuk masyarakat.
Dalam menyerahkan bantuan ini, Ansar didampingi Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan.
“Kita mengapresiasi karena RT/RW juga sukses dalam membina masyarakat di Kepri selama pandemi, RT/RW secara langsung menggerakkan masyarakat untuk divaksin sehingga pandemi Covid-19 di Kepri bisa kita atasi dengan baik,” katanya.
Pemberian bantuan sebesar Rp 1,2 juta ke setiap RT dan RW di Kabupaten Bintan ini sekaligus menjadi pengganti dari rencana pemberian bantuan kendaraan roda dua yang belum dapat direalisasikan. Ansar mengungkapkan telah berkonsultasi dengan Kemendagri terkait bantuan tersebut, namun terganjal perihal mobilisasi aset.
“Karena RT dan RW itu kan terus mengalami pergantian sehingga terkait aset sepeda motor akan berpotensi bermasalah nantinya, yang juga beresiko menyeret perangkat RT dan RW ke masalah hukum. Namun janji tetap kita realisasikan, meskipun dalam bentuk lain,” jelasnya.
Sementara itu untuk posyandu yang menjadi garda terdepan untuk memberikan pelayanan kesehatan, Pemprov juga memberikan bantuan Rp 5 juta per posyandu di Bintan.
“Maka posyandu penting, kalau posyandu berdaya maka tugas puskesmas tugas rumah sakit akan berkurang. Kita membiayai infrastruktur kesehatan bukan untuk orang sakit, tetapi program penting kita agar orang jangan sampai sakit,” katanya lagi.
Bintan yang juga memiliki banyak sekolah di daerah pesisir pun diberikan bantuan transportasi laut untuk siswa dan siswinya. Sekolah yang mendapat bantuan transportasi laut antara lain SMA Negeri 1 Mantang, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir, dan SMA Negeri 2 Bintan Pesisir.
“Bantuan ini kita berikan untuk mengurangi beban masyarakat bagi anak-anak yang membutuhkan bantuan transportasi dari rumah ke sekolah karena harus menyebrangi laut, dan ini kita berikan ke seluruh Provinsi Kepri,” tuturnya.
Terakhir sebagai dukungan untuk program pemerintah pusat yang memulai Analog Switch Off (ASO) atau dimatikannya siaran tv analog di Kepri, Ansar juga menyerahkan bantuan Set Top Box kepada masyarakat kurang mampu yang bisa mereka gunakan untuk mendapatkan siaran televisi digital (leo).


