Hubungi kami di

Histori

Para Hantu di Game Klasik Pac-Man

Terbit

|

Ilustrasi, game klasik Pac-Man, © The Verge

PADA 22 Mei 1980, tepatnya 41 tahun yang lalu, game Pac-Man diluncurkan dan langsung menjadi favorit banyak orang. Game papan alur (Maze) membuat ketagihan karena pemain harus menghindari empat hantu lucu yang berbeda warna.

Game Pac-Man didesain oleh Toru Iwatani yang saat itu baru berusia 24 tahun. Dia mengaku jika ide game tersebut muncul saat sedang mengeluarkan sepotong Pizza dari kotaknya.

Dia juga mengungkap jika game ini terinspirasi dari frasa onomatopoeic, paku-paku atau berarti chomp-chomp. Ada juga inspirasi dari simbol kanji dengan kata ‘taberu‘ yang berarti ‘memakan’.

Iwatani sangat ingin menarik minat pengguna untuk memainkan game ini. Maka dari itu dibuatlah karakter dalam game tersebut lebih imut atau dalam bahasa Jepang disebut ‘Kawaii’.

Iwatani pun membuat karakter hantu dalam Pac-Man dalam bentuk yang lebih berwarna dan mata yang lebih besar.

Game klasik Pac-Man

Hantu-hantu tersebut berjumlah empat jenis dengan warna yang berbeda-beda. Ada Blinky, Pinky, Inky dan Clyde. Masing-masing hantu itu memiliki peran yang berbeda-beda, di antaranya

BACA JUGA :  Daoed Joesoef dan NKK/BKK

1. Blinky
Blinky merupakan hantu berwarna merah. Dia sudah ditakdirkan untuk bisa mengikuti gerak Pac-Man atau berada di belakang Pac-Man. Dalam bahasa Jepang, Blinky disebut juga dengan Oikake yang artinya Chase.

2. Pinky
Hantu berwarna pink ini ditugaskan untuk selalu menghadang Pac-Man. Tidak heran jika dia pun selalu berada lebih dulu dari Pac-Man dan posisinya selalu berada di depan. Sedangkan Pinky dalam bahasa Jepang disebut Machibuse yang berarti penyergap (ambusher).

BACA JUGA :  Jejak Hidup Masa Silam Ulu Lai

3. Clyde
Sedangkan Clyde, juga bertugas mengejar Pac-Man. Namun kadang-kadang perilakunya sama dengan Blinky si hantu merah. Kadang juga dia bergerak sesuai kemauannya sendiri. Inky dalam bahasa Jepang disebut Kimagure atau ‘berubah-ubah’ (labil).

4. Inky
Dia adalah hantu berwarna biru yang selalu bergerak tanpa bisa diprediksi. Dia kadang bisa berperan seperti Blinky, Pinky, atau kadang seperti Clyde. Clyde dalam bahasa Jepang disebut Otoboke yang artinya ‘pura-pura tidak tahu’.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook