PEMERINTAH Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, merayakan Hari Jadi ke-242 pada 6 Januari 2026 dengan kegiatan yang sederhana, sebagai wujud empati dan penghormatan kepada masyarakat di Sumatera dan daerah lain yang sedang mengalami bencana.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Teguh Susanto, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini difokuskan pada kegiatan yang penuh makna dan khidmat.
“Kita laksanakan peringatan ini secara sederhana sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang tengah mengalami musibah,” ungkapnya pada hari Selasa.
Rangkaian peringatan dimulai pada 5 Januari 2026 dengan ziarah ke makam para leluhur dan sultan yang berperan penting dalam sejarah Tanjungpinang. Kemudian, upacara resmi berlangsung pada 6 Januari di halaman Kantor Wali Kota, dihadiri oleh jajaran internal Pemko Tanjungpinang.
Pada malam harinya, terdapat acara Haul dan Istighotsah yang terbuka untuk masyarakat di Masjid Al Uswah, dimulai dengan Salat Isya berjamaah dan doa bersama. Teguh menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk bermunajat dan memohon keselamatan serta berkah bagi Kota Tanjungpinang dan Indonesia.
Menutup rangkaian, Salat Tasbih akan diadakan pada 7 Januari 2026 di Masjid Al Furqan. Melalui peringatan ini, Pemko Tanjungpinang mengajak masyarakat untuk berdoa tidak hanya untuk kemajuan kota, tetapi juga untuk mereka yang terdampak bencana, terutama di Sumatera dan seluruh Indonesia.
Tema peringatan Hari Jadi ke-242 adalah “Berbenah Hati, Membangun Negeri, Melestarikan Budaya dan Tradisi”, yang mencerminkan komitmen untuk terus membangun kota dengan nilai kebersamaan, kepedulian, dan kearifan lokal.
(nes)


