Hubungi kami di

Ini Batam

PHRI Batam Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir

iqbal fadillah

Terbit

|

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan dari PHRI Kota Batam kepada masyarakat korban banjir. Photo : Ist.

BERBAGAI kalangan bahu membahu dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk meringankan beban warga yang terkena musibah banjir maupun gelombang pasang di berbagai wilayah di Kota Batam.

Salah satunya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, yang menyalurkan bantuan berupa selimut, alat mandi, dan sembako kepada warga korban banjir di Batuaji. Bantuan tersebut kemudian diserahkan oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad kepada masyarakat pada Sabtu (2/1).

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk warga yang sedang kena bencana ini,” ujar Amsakar, usai penyerahan bantuan sebanyak 100 selimut yang disalurkan kepada warga tersebut.

Sementara itu, Ketua PHRI Kota Batam, Muhammad Mansyur, mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga. Pihaknya berkomitmen bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan terus membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Saat ini teman-teman PHRI sedang mengumpulkan selimut, handuk, peralatan mandi, sembako dan lain-lain. Ini juga untuk membantu pemerintah mengatasi secara cepat permasalahan ini,” ujar dia.

Menurut Mansyur, Pemko Batam dinilai sudah banyak membantu meringankan beban kalangan usaha, khususnya yang bergerak di bidang hotel dan restoran di Kota Batam.

“Kini saatnya kami membantu pemerintah,” katanya.

Selain bantuan selimut, sebelumnya di hari yang sama, Amsakar juga menyerahkan bantuan langsung berupa bahan pokok kepada warga korban banjir di Kampung Bunguran, Buliang, Batuaji. Di lokasi evakuasi warga yakni di Posyandu Sakinah, pemerintah juga membangun dapur umum dan fasilitas lainnya.

BACA JUGA :  Operasi Tertib Masker Dinilai Efektif, Razia Digencarkan

“Sedikitnya ada 45 KK (Kepala Keluarga) atau 150 jiwa yang terdampak banjir ini,” ujar Amsakar.

Kedatangan Amsakar disambut antusias oleh warga. Pria yang juga menjabat Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam itu pun langsung mencari solusi agar banjir serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Besok kita datangkan alat berat mengeruk aliran sungai yang ada agar tidak meluap lagi,” ujarnya.

Amsakar mengatakan, sebelumnya pemerintah sudah menormalisasi sungai yang ada sebanyak tiga kali. Namun, masih ada lokasi yang banjir diakibatkan tidak ada jalur air menuju sungai yang ada di lokasi tersebut.

“Kita coba bikin saluran pintas agar air bisa mengalir ke sungai,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Amsakar juga berbincang langsung dengan korban. Ia memastikan kebutuhan sehari-hari warga dapat terpenuhi. Untuk saat ini, sudah dibangun dapur umum, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), dan sebagainya.

“Kita juga koordinasikan dengan Camat dan RT, apa yang dibutuhkan warga,” kata dia.

Di lokasi yang sama, salah seorang warga yang terdampak banjir, Boru Sibarani, mengapresiasi langkah cepat pemerintah. Ia mengaku senang dengan kepedulian pemerintah terhadap warganya. Ia pun meminta bantuan agar solusi dari pemerintah benar-benar dapat bermanfaat dan banjir serupa tak terulang lagi.

“Kunjungan Pak Wawa (Wakil Wali Kota) jadi penyemangat. Kami mohon supaya ada jalan keluar bagi kampung kami agar tidak lagi banjir,” katanya. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook