PEMERINTAH Kota Batam melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) telah mengambil langkah cepat dalam menangani insiden pohon tumbang yang terjadi akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Kepala Disperkimtan Batam, Eryudhi Apriadi, mengungkapkan bahwa laporan pertama soal pohon tumbang diterima pada pukul 06.45 WIB di Jalan Patam Lestari Sekupang.
“Kondisi pohon yang tumbang berada di area permukiman masyarakat, sehingga kami bertanggung jawab untuk menanganinya. Segera setelah menerima laporan, tim kami langsung dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan memastikan keamanan jalan,” jelasnya, Kamis (20/3/2025).
Eryudhi menambahkan bahwa proses evakuasi pohon dapat memakan waktu antara 30 menit hingga satu jam, tergantung pada ukuran pohon dan situasi di lapangan. Ia juga memastikan bahwa tim Disperkimtan selalu siap sedia untuk menangani laporan terkait pohon tumbang, terutama selama kondisi cuaca ekstrem.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Batam, Azman, mengonfirmasi bahwa hingga kini pihaknya belum memperoleh laporan mengenai pohon tumbang di jalan-jalan utama.
“Kami fokus pada pemrosesan pohon tumbang di jalan-jalan utama yang digunakan untuk lalu lintas umum, sementara untuk daerah pemukiman, tanggung jawab ada pada Disperkimtan,” tuturnya.
Kedua instansi tersebut berkomitmen untuk saling berkoordinasi dalam menangani situasi darurat terkait pohon tumbang.
“Jika ada laporan yang masuk, baik kepada Disdamkar maupun Disperkimtan, kami akan bersama-sama turun ke lapangan. Disdamkar bertugas melakukan pembersihan awal, sementara Disperkimtan akan menangani sisa-sisa pohon,” lanjut Azman.
Pemerintah Kota Batam juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan setiap kejadian pohon tumbang demi keselamatan bersama.
(dha)


