Terhubung Dengan Kami

Ini Batam

Rencana Pemprov Kepri Rumahkan Karyawan, Pengusaha Akan Pangkas Jam Kerja Karyawan

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Plt. Gubernur Kepri saat menyampaikan rencana memberlakukan Darurat Kepri beberapa waktu yang lalu. Photo : Dok. GoWest Indonesia

KETUA Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau (Kepri), Ok Simatupang menanggapi positif rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mengeluarkan edaran untuk menghentikan kegiatan industri dan mendorong perusahaan merumahkan karyawan dalam rangka pencegahan COVID-19. Rencana itu sebagai itikat baik untuk menyelamatkan masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kepri.

Meskipun demikian, Ok berharap penerapan dari rencana itu harus mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan, sehingga tidak akan menimbulkan kegaduhan lain di tengah keresahan COVID-19 yang melanda.

Untuk itu, Ok menawarkan alternative berupa penghentian kegiatan usaha secara bertahap, salah satunya dalam bentuk pengurangan jam kerja karyawan di tiap shif kerja mereka. Dengan begitu, ancaman pengangguran, dan penghentian kegiatan industri akan teratasi.

“Rencana industri dirumahkan, itu boleh saja karena COVID-19 ini ancaman bagi rakyat, tapi harus ingat kalau pabrik tidak beroperasi maka perusahaan akan kolaps, dampaknya akan besar lagi, menyebabkan pengangguan tidak hanya untuk karyawan perusahaan, tapi juga pekerjaan lain seperti tukang ojek dan sebagainya,” kata Ok saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada Selasa (24/3) sore.

Pada prosesnya, upaya penghentian secara bertahap ini akan disertai dengan peningkatan pengawasan oleh perusahan. Dimana setiap karyawan akan diperiksa, jika ddapati gejala maka akan langsung ditangani sesuai prosedur melalui koordinasi dengan instansi kesehatan yang ada.

“Kami memilih bertahap, di perusahaan itu ada shif, bisa shifnya kita jadikan setengahnya, kalau pengawasan sudah kita lakukan,” kata Ok lagi.

Seperti diberitakan sebelumnnya, Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto akan mengeluarkan edaran untuk membatasi kegiatan produksi di sektor industri. Hal ini dilakukan sempena dengan status tanggap darurat yang telah ditetapkan untuk Kepri.

“Status Kepri tanggap darurat, pemerintah telah membuat edaran ASN kita rumahkan sampai 14 hari, anak sekolah juga. Supaya bisa sama-sama mencegah. Pegawai jangan keluar sembarangan. Industri tidak ada lagi kegiatan kerumunan, akan kita keluarkan edaran untuk menghentikan kegiatan industri ini,” kata Isdianto saat ditemui di Galang pada Sabtu (21/3) yang lalu.

Terganggunya perekonomian Kepri atas edaran itu, kata Isdianto, memang menjadi resiko yang harus diambil. Ia berharap dunia usaha bisa memaklumi dan mendukung langkah-langkah pencegahan COVID-19 ini.

*(Bob/GoWestID)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Hidup Sehat3 hari lalu

Hantavirus Yang Lagi Viral, VIRUS APA LAGI ITU?

HANTAVIRUS atau virus Hanta jadi yang paling dibicarakan oleh netizen pada sejak Selasa (25/3/2020). Kata “Hangtavirus” pun melesat jadi trending...

Histori6 hari lalu

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup...

Ide2 minggu lalu

Cara Pengemudi Taksi Ini Bentengi Diri Dari Covid-19

WABAH virus Corona yang semakin menggila penyebarannya tentu bikin khawatir para pekerja yang menuntut berinteraksi dengan pelanggannya. Pengemudi taksi satu...

Ide2 minggu lalu

Membuat Sendiri Hand Sanitizer Berstandar WHO

MEREBAKNYA virus corona (covid-19) di banyak negara, menyebabkan banyak pengaruh. Indonesia yang sebelumnya menyatakan diri bebas covid-19, tidak bisa lagi...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Frogs “Si Taksi Drone”, Berhasil Terbang Perdana

UJI terbang taxi drone kapasitas dua orang bernama Frogs berhasil terbang di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, saat uji terbang pertama...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Makan Enak3 minggu lalu

Berjaya Hotel Johor Sajikan Menu Makanan Nusantara Selama Ramadan 2020

HOTEL Berjaya Waterfront, Johor Bahru, Malaysia, dipastikan akan terasa berbeda pada musim Ramadhan (bulan puasa) 2020 mendatang. Hotel yang bangunannya...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Tim Cook Batasi Jumlah Orang di Apple Store

CEO Apple, Tim Cook mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran corona. Selain menganjurkan karyawan yang berada di daerah rawan untuk...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 1)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Jalan-Jalan Plesir3 minggu lalu

AIR TERJUN PONGKAR | Jelajah Wisata Karimun

BERBAGAI jenis wisata disajikan saat kita menjelajahi Kabupaten Tanjung Balai Karimun. Mulai dari wisata alam, budaya hingga kuliner. Kami melansir...

Advertisement