MENGATASI persoalan banjir di Kota Tanjungpinang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) membangun tiga box culvert (gorong-gorong) di tiga titik jalan rawan banjir.
Anggaran pembangunan untuk tiga titik gorong-gorong tersebut sebesar Rp 12,478 miliar. Anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2023
“Pekerjaan ini diharapkan dapat mengatasi beberapa titik banjir di ibu kota, khususnya di beberapa ruas jalan,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (8/9/2023).
Ansar mengatakan tiga titik jalan yang dibangun gorong-gorong tersebut, yaitu satu titik di Jalan Raja Haji Fisabilillah dan dua titik di Simpang Jalan Adi Sucipto – Gesek (Tugu Tangan).
“Setelah dibangun gorong-gorong, masyarakat tidak perlu khawatir banjir lagi dan jalan tergenang kalau hujan turun,” ujar Ansar.
Menurut Ansar, dengan pembangunan gorong-gorong ini dapat membagi air yang selama ini jika hujan turun akan bertumpu di satu titik, sehingga terjadi genangan banjir.
“Selama ini banjir yang terjadi di beberapa ruas jalan di Tanjungpinang, salah satunya dipicu sistem pembagian air masih satu muara,” ungkapnya.
Selain itu, Ansar juga meminta masyarakat bersabar terhadap masih ditutupnya beberapa ruas jalan akibat pembangunan gorong-gorong tersebut. Ia berharap pekerjaan dapat selesai dengan baik dan tepat waktu.
“Saya minta agar kontraktor bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan target yang telah ditentukan,” kata Ansar.
Terpisah, Penjabat pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Suji Hartanto, mengatakan pekerjaan pembangunan gorong-gorong ini menggunakan dana APBN melalui Satker Perangkat Daerah Tugas Pembantuan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) pada Dinas PUPR Pemprov Kepri.
Pekerjaan dimulai dari 14 Maret 2023 dengan masa pelaksanaan 291 hari kalender atau selesai pada Desember 2023.
Menurut Suji, sampai saat ini secara rekapitulasi pekerjaan pembangunan sudah mencapai 50 persen.
“Di Jalan Raja Haji Fisabilillah tinggal pengaspalan, sedangkan di tugu tangan mulai dikerjakan gorong-gorong pada simpang jalan dari bandara setelah pekerjaan pada simpang dari arah RSUP Kepri selesai, karena pengaturan pengalihan jalan,” ucapnya.
(ade)


