Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Batam Dominan Berawan, BMKG Imbau Waspada Asap Karhutla
    3 jam lalu
    Tim Gabungan Batam Tertibkan Delapan Bangunan Ilegal di Sagulung
    3 jam lalu
    Kualitas Udara Batam Membaik, Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Turun Drastis 50 Persen
    3 jam lalu
    BP Batam Alokasikan Rp665,11 Miliar untuk Infrastruktur dari Pagu Rp2,44 Triliun di 2027
    3 jam lalu
    Dugaan Pungli dan Over Kapasitas di Lapas Perempuan Batam
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Langsing dengan Tiga Cara Nyantai: Murah, Tanpa Ribet, Tanpa Siksaan
    3 jam lalu
    Udara Membaik, Disdik Batam Kembalikan Aktifitas Pembelajaran Tatap Muka
    1 hari lalu
    Atlet NPCI Borong 7 Gelar Kejurda Para Menembak 2026
    3 hari lalu
    Suasana tahun 1998 & Informasi yg Menyaru?
    3 hari lalu
    Kabut Asap di Batam Bisa Bertahan Hingga Oktober 2026
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 hari lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    1 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    2 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Rusticus, Caesar dan Kebebasan Pers

Editor Admin 9 tahun lalu 1.5k disimak

GoWest.id – Duduk di ruang sidang parlemen, mencatat hasil-hasil persidangan, lalu menyiarkannya kepada khalayak melalui papan pengumuman, tak memuaskan Julius Rusticus. Rutinitas itu membuatnya gelisah. Ia ingin menulis berita yang berbeda, tentang kegiatan masyarakat dan kehidupan para petinggi negeri.

Rusticus sehari-hari memang bekerja di parlemen Romawi. Suatu hari, penguasa negeri, Julius Caesar memerintahkan jajarannya agar mengumumkan semua agenda dan kegiatan parlemen kepada warga negara. Pengumuman itu ditempel di dinding parlemen. Untuk itu, para pegawai ditugaskan mencatat hasil-hasil persidangan dan kegiatan lainnya.

Pengumuman tempelan itu disebut Acta Diurna. Para pencatat disebut diurnani. Rusticus adalah satu di antaranya. Acta Diurna, dalam berbagai literatur jurnalistik, diyakini sebagai cikal bakal jurnalistik di dunia.

Tak dinyana, Acta Diurna disukai penduduk Romawi. Mereka antusias mengikuti segala macam informasi tentang parlemen. Seiring waktu, liputan para diurnani pun berkembang ke banyak aspek, mengikuti keinginan warga. Persaingan antar-diurnani untuk memperoleh berita besar pun tak terelakkan. Tetapi semua tetap di bawah kendali penuh Julius Caesar.

Suatu hari, Rusticus mendapat kabar seorang menteri utama di pemerintahan Caesar bakal pindah rumah. Caesar meminta kepada para reporter diurnani agar tak memberitakan kepindahan tersebut, dengan alasan keamanan. Tapi, Rusticus yang gelisah dengan berita-berita rutin parlemen, mengabaikan perintah Caesar. Ia terusik. Sesuatu sedang disembunyikan. Maka, berita itu pun terbit di Acta Diurna. Caesar murka. Rusticus mesti naik ke tiang gantungan. Hidupnya berakhir tragis.

Namun, upaya Rusticus menentang sikap otoriter Julius Caesar selalu dikenang sebagai tonggak awal perjuangan kebebasan pers. Rusticus merupakan korban jiwa pertama dalam dunia jurnalistik. Setelah Romawi ambruk, Eropa masuk dalam era gulita. Kegiatan jurnalistik yang dipelopori Acta Diurna menghilang. Informasi hanya disiarkan dari mulut ke mulut, tidak lagi secara tertulis. Jurnalisme mengalami kemunduran besar.

Tahun 1609, fajar menyingsing di Jerman, menyingkap zaman kegelapan Eropa. Adalah Avisa Relation, surat kabar pertama di negeri Bavaria itu, yang membawa perubahan. Informasi yang mereka sebarkan dicetak di atas kertas. Kehidupan jurnalistik kembali menggeliat di Benua Biru. Di Inggris muncul Oxford Gazette, yang tidak hanya dicetak tapi juga terbit secara teratur.

Eksistensi pers yang makin kuat mengusik kenyamanan petinggi gereja-gereja di Eropa. Gereja mulai menerbitkan beragam aturan untuk mengontrol pers, mulai dari soal fitnah hingga subversif. Pembatasan-pembatasan tersebut mengundang tentangan dan protes

Tahun 1644, John Milton muncul menggugat kontrol ketat gereja di Inggris terhadap pers. Ia membuat deklarasi yang dikenal dengan Areopagitica: A Defense of Unlicenced Printing. “Berilah saya kebebasan untuk bebas mengetahui, mengubah, dan memperdebatkan hati nurani di atas segala kemerdekaan,” kata John Milton.

Pada abad 17 itu, pengaruh Milton sangat besar terhadap jurnalistik. Jurnalistik pada masa itu sudah tidak terbatas pada penyebaran informasi saja, tetapi sudah mempengaruhi publik dan kebijakan pemerintah.

Perjuangan Milton menuntut kebebasan pers diteruskan John Enkine, yang meluncurkan The Rights Man, seabad kemudian. Ketika itu, terjadi peralihan di Eropa dari sistem pers otoriter ke liberal. Akan tetapi, pemerintah Inggris tetap gencar melakukan pengawasan terhadap kritik terbuka yang dilancarkan pada mereka. Kerajaan kerap mengajukan pers ke pengadilan dengan tuntutan fitnah dan menghasut. Keputusan-keputusan hakim di pengadilan condong membela kerajaan, karena mereka diangkat kerajaan.

Parlemen Inggris menutup kontroversi itu dengan menerbitkan Parliementary Act yang menjamin kebebasan pers. Setelah itu pers jauh lebih leluasa. Belakangan pers Inggris bahkan dikenal paling galak di dunia. (*)

Kaitan rupa rupa, top
Admin 24 Januari 2018 24 Januari 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pasir Laut Kepri dan Bui untuk Seorang Menteri
Artikel Selanjutnya Indosat bangun 17 BTS di Beberapa Provinsi

APA YANG BARU?

Langsing dengan Tiga Cara Nyantai: Murah, Tanpa Ribet, Tanpa Siksaan
Catatan Netizen 3 jam lalu 104 disimak
Batam Dominan Berawan, BMKG Imbau Waspada Asap Karhutla
Artikel 3 jam lalu 89 disimak
Tim Gabungan Batam Tertibkan Delapan Bangunan Ilegal di Sagulung
Artikel 3 jam lalu 90 disimak
Kualitas Udara Batam Membaik, Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Turun Drastis 50 Persen
Artikel 3 jam lalu 111 disimak
BP Batam Alokasikan Rp665,11 Miliar untuk Infrastruktur dari Pagu Rp2,44 Triliun di 2027
Artikel 3 jam lalu 83 disimak

POPULER PEKAN INI

Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
Pendidikan 4 hari lalu 420 disimak
Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Lingkungan 5 hari lalu 386 disimak
Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
Artikel 5 hari lalu 340 disimak
Siswa Tanjungpinang Dialihkan Belajar Daring hingga 18 September 2026
Pendidikan 5 hari lalu 325 disimak
Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam
In Depth 3 hari lalu 319 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?