Hubungi kami di

SPORT

Sirkuit F1 di Bintan Segera Ground Breaking, Dihadiri Presiden Jokowi

Terbit

|

Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo (ketiga kiri) menerima Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, (ketiga kanan). F. Dok. IMI

KABAR baik untuk masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Rencana pembangunan Sirkuit Formula 1 (F1) atau lebih dikenal Bintan International Circuit (BIC) di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, segera memasuki tahap ground breaking.

Rencana ground breaking akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sirkuit BIC. Hal ini disampaikan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, Sabtu (18/6/2022).

Bambang Soesatyo atau uang akrab disapa Bamsoet mengatakan, Bintan International Green Circuit akan menjadi satu-satunya sirkuit yang ramah lingkungan dan digunakan sebagai ajang bergengsi balapan Formula 1 serta balapan internasional lainnya.

Menurut Bamsoet, Bintan International Green Circuit akan melengkapi Pertamina Mandalika International Circuit yang diinisiasi Jokowi dan telah menjadi tuan rumah MotoGP yang menjadi perhatian dunia beberapa waktu lalu.

“Kehadiran Bintan International Green Circuit akan menjadikan Indonesia sejajar dengan berbagai negara besar dunia lainnya dalam menyelenggarakan kejuaraan motorsport bergengsi dunia. Apalagi Formula 1 tercatat telah diselenggarakan di 21 negara yang tersebar di 5 benua,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (18/6/2022).

BACA JUGA :  Kepri Tambah 2 Positif Covid-19, DKI Tertinggi 2.151 Kasus

Hal ini ia sampaikan usai menerima Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan tim persiapan pembangunan Bintan International Green Circuit di Jakarta.

Turut hadir antara lain pengurus IMI Pusat, antara lain Badan Pembina Tinton Soeprapto, Robert Kardinal, Andi Rahmat dan Wakil Ketua Umum Hubungan Antar-Lembaga Junaidi Elvis.

Bamsoet menjelaskan pembangunan Bintan International Green Circuit memanfaatkan lahan sekitar seluas 237 hektare dan memakan biaya hingga Rp 1 triliun lebih. Dana berasal dari konsorsium swasta dan tanpa menggunakan APBN/APBD.

“Penentuan lokasi Bintan International Green Circuit dilakukan bersama dengan Pemprov Kepri, Gallant Venture Pte LTD sebagai pengelola kawasan Bintan dan Populous sebagai konsultan internasional dari Inggris yang menangani landscape design kawasan sirkuit,” ujarnya.

“Populous juga sudah mematangkan Detail Engineering Design (DED) termasuk desain lintasan/track sirkuit. Direncanakan dalam lintasan sirkuit ada 17 tikungan untuk motor roda dua, serta 18 tikungan untuk Formula 1,” paparnya.

BACA JUGA :  Positif Covid-19, Seorang Jemaah Haji Asal Bintan Harus Jalani Karantina

Ia menambahkan, kehadiran Bintan International Green Circuit akan mendukung pengembangan sport automotive tourism di Indonesia. Selain merangsang gairah balap mobil dalam peningkatan prestasi atlet, Bintan International Circuit juga bisa menyerap lapangan pekerjaan sekaligus menjadi penggerak ekonomi Kepulauan Riau dan nasional.

“Saat bertemu Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, beberapa hari lalu, Dubes Singapura mendukung pembangunan sirkuit Formula 1 di Lagoi Bintan,” terangnya.

“IMI bersama Motor Sport Singapore (MSS) nantinya bisa bersama-sama menyelenggarakan Formula 1 di sirkuit tersebut. Sehingga, Singapura tidak lagi perlu menutup jalan raya, mal, dan berbagai toko dengan biaya kompensasi yang sangat besar dalam menyelenggarakan balapan Formula 1 di sirkuit jalan raya Marina Bay,” sambung Bamsoet.

(“)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid