Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Canangkan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) 2026
    10 jam lalu
    Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam di Ganti
    11 jam lalu
    Kemenhaj Kota Batam Keluarkan Himbauan Waspada Penipuan Pelayanan Haji
    11 jam lalu
    Cegah Praktik Korupsi di Wilayah Strategis Nasional KPK RI Audiensi ke BP Batam
    12 jam lalu
    Pasokan Gas Terganggu, Beberapa Wilayah di Pulau Bintan Alami Pemadaman Listrik
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    1 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    1 minggu lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 minggu lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Tok! APBD Kepri 2024 Disahkan Rp 4,328 Triliun

Editor Admin 2 tahun lalu 413 disimak
Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, menyerahkan nota pengesahan APBD Kepri 2024 kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (16/11/2023). F. Humas Pemprov Kepri/disajikan GoWest.ID

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun Anggaran 2024 disahkan sebesar Rp 4,328 triliun dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan di Balairung Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (16/11/2023).

Persetujuan tersebut dituangkan dalam SK DPRD Kepri Nomor 13 Tahun 2023 tentang Persetujuan Penetapan Ranperda tentang APBD Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2024 menjadi Perda dan ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama antara Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Pimpinan DPRD Kepri.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, dan Laporan Akhir Badan Anggaran (Banggar) dibacakan oleh Wakil Ketua Banggar DPRD Kepri, Tengku Afrizal Dachlan.

Dalam APBD Kepri tahun anggaran 2024 yang ditetapkan sebesar Rp 4,328 triliun, naik sekitar Rp 177 miliar dibanding APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp 4,151 triliun.

Tengku Afrizal mengatakan pembahasan APBD tahun anggaran 2024 sudah sesuai jadwal dan tahapan, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2024.

“Seluruh fraksi di DPRD Kepri sepakat untuk pengesahan APBD 2024,” kata Tengku Afrizal.

Ia menyampaikan struktutur APBD Kepri 2024 terdiri dari pendapatan daerah diproyeksi sebesar Rp 4,216 triliun, naik Rp 196 miliar dibanding pendapatan daerah di APBD 2023 sebesar Rp 4,120 triliun.

Kemudian, pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksi sebesar Rp 1,791 triliun, naik Rp 273 miliar dibanding PAD 2023 sebesar Rp 1,518 triliun.

PAD Kepri 2024, lanjut Tengku Afrizal, meliputi pendapatan pajak daerah yang diproyeksi sebesar Rp 1,545 triliun, naik Rp 197 miliar dibanding 2023 sebesar Rp 1,348 triliun.

Lalu, pendapatan dari retribusi daerah 2024 diproyeksi Rp 18 miliar atau naik sebesar Rp 1,9 miliar dibanding 2023, dan PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan diproyeksi sebesar Rp 26,5 miliar atau naik Rp 8 miliar dibanding tahun sebelumnya.

“Sedangkan, lain-lain PAD yang sah di 2024 sebesar Rp 200 miliar atau naik Rp 65 miliar dibanding 2023,” ungkapnya.

Selanjutnya, untuk pendapatan daerah dari dana transfer 2024 diproyeksi sebesar Rp 2,423 triliun, meliputi pendapatan dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 769 miliar, pendapatan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 1,177 triliun, dan pendapatan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 467 miliar.

Selain itu, Pemprov Kepri pada tahun depan juga memperoleh pendapatan daerah berupa insentif fiskal sebesar Rp 8 miliar dari pemerintah pusat, dan ditambah pendapatan daerah lain yang sah sebesar Rp 1,3 miliar.

Berkenaan pendapatan daerah tersebut, DPRD meminta Pemprov Kepri lebih berinovasi dalam hal pengelolaan potensi penerimaan daerah, baik pajak maupun retribusi.

Apalagi dengan berlakunya UU Nomor 2022 tentang hubungan keuangan antara pusat dan daerah yang memberikan perubahan terhadap penerimaan daerah, sehingga hal itu tentu berdampak pula pada penerimaan PAD Kepri.

“Pemprov harus melakukan pemetaan potensi pendapatan yang jadi kewenangan daerah, dengan mempersiapkan sarana dan prasana pendukungnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk belanja daerah di APBD Kepri 2024 sebesar Rp 4,328 triliun, naik Rp 177 miliar dibanding APBD 2023 sebesar Rp 4,151 triliun.

Adapun pembiayaan penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) sebelumnya sebesar Rp 210 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiyaan cicilan pokok PT SMI sebesar Rp 97 miliar, dan pembiayaan netto sebesar Rp 112 miliar.

“Dengan demikian, total APBD Kepri 2024 sebesar Rp 4,328 triliun,” katanya pula.

Sementara, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD, karena APBD 2024 bisa disetujui bersama sesuai jadwal yang ditentukan.

Ia berharap sinergi yang kuat antara Pemprov Kepri dan DPRD terus ditingkatkan dalam upaya mencapai target pembangunan tahun 2024, sebagaimana yang telah ditetapkan di dalam Dokumen RPJMD 2021-2026.

“Penyusunan APBD 2024 sudah melalui pembahasan serius dan sangat intens. Apresiasi juga atas masukan fraksi dan komisi di DPRD, demi meningkatkan kualitas pembangunan di Kepri,” ucap Ansar.

Ansar juga memastikan APBD Kepri tetap dalam kondisi berimbang antara pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.

Pada APBD 2024 juga telah dialokasikan anggaran mandatory spending sesuai amanat pemerintah pusat, meliputi fungsi pendidikan sebesar Rp 1,176 triliun. Kemudian, fungsi kesehatan Rp 326 miliar, dan infrastruktur pelayanan publik sebesar Rp 814 miliar.

Ada pula fungsi pengawasan sebesar Rp 36 miliar untuk total belanja daerah di atas Rp 4 triliun, dan fungsi pendidikan dan pelatihan ASN sebesar Rp 14 miliar.

“Demikian pula dengan pendanaan Pilkada Serentak 2024 yang sudah mulai dianggarkan di APBD Perubahan 2023, dan untuk APBD 2024 dialokasikan sebesar 60 persen dari total kebutuhan Rp 119 miliar untuk KPU dan Bawaslu,” kata Ansar.

(ade)

Kaitan APBD Kepri 2024, DPRD Kepri, kepri, pemprov kepri
Admin 16 November 2023 16 November 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Dua Pesawat Tempur TNI AL Jatuh di Bromo Pasuruan
Artikel Selanjutnya Hasil Piala Dunia U-17 2023: Kalah 1-3 dari Maroko, Peluang Indonesia ke 16 Besar Berat

APA YANG BARU?

Pemko Batam Canangkan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) 2026
Artikel 10 jam lalu 83 disimak
Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam di Ganti
Artikel 11 jam lalu 90 disimak
Kemenhaj Kota Batam Keluarkan Himbauan Waspada Penipuan Pelayanan Haji
Artikel 11 jam lalu 93 disimak
Cegah Praktik Korupsi di Wilayah Strategis Nasional KPK RI Audiensi ke BP Batam
Artikel 12 jam lalu 98 disimak
Pasokan Gas Terganggu, Beberapa Wilayah di Pulau Bintan Alami Pemadaman Listrik
Artikel 14 jam lalu 93 disimak

POPULER PEKAN INI

Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
Artikel 3 hari lalu 313 disimak
Terkait ODGJ dan Orang Terlantar, Dinsos Batam Respon Cepat Laporan Masyarakat
Artikel 4 hari lalu 274 disimak
Tekan Tingkat Kobocoran, ABH Buka Legalisasi Sambungan Air
Artikel 3 hari lalu 258 disimak
45 Komunitas Ramaikan Jong Race Festival 2026 di Bintan
Artikel 3 hari lalu 254 disimak
Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
Artikel 5 hari lalu 249 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?