Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Wali Kota Tanjungpinang Ajak PUSPA Lindungi Anak dan Perempuan

Terbit

|

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, mengukuhkan pengurus PUSPA Kota Tanjungpinang periode 2022-2024 di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (13/10/2022). F. Dinas Kominfo Tanjungpinang

WALI Kota Tanjungpinang, Rahma, mengajak Forum Komunikasi Daerah Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) untuk melindungi dan memenuhi hak-hak perempuan dan anak.

Hal itu disampaikan Rahma usai mengukuhkan pengurus PUSPA Kota Tanjungpinang periode 2022-2024 di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (13/10/2022).

Rahma menyampaikan pemberdayaan perempuan dan perlindungan, serta pemenuhan hak anak telah menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang hingga 2023.

Hal tersebut, kata Wali Kota, dapat dilihat dari banyaknya upaya Pemko baik itu berupa kebijakan, tindakan, dan wadah bagi perempuan dan anak di Kota Tanjungpinang.

“Artinya bahwa saya sebagai bagian dari Kota Tanjungpinang, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anak terus menjadi prioritas saya sebagai kepala daerah,” ucapnya.

Karena, ia meyakini betul perempuan-perempuan ini adalah orang-orang yang hebat, yang punya potensi, serta mampu berdiri di tengah-tengah masyarakat dengan perannya yang boleh berubah-ubah.

Di saat perempuan itu di rumah dia akan menjadi seorang ibu dan saat keluar rumah dia bisa menjadi peran apakah itu pegawai atau pengusaha.

“Begitu pula, di saat mendidik anak-anak, ibu menjadi pendidik. Kaum perempuan inilah yang mewarnai anak-anak dan keluarga kita,” ujarnya

BACA JUGA :  Realisasi Pinjaman UMKM Bunga 0% dari Pemprov Kepri Capai Rp 11,1 Miliar

Oleh karena itu, pemerintah tentu terus mendorong serta bersinergi dengan masyarakat untuk lebih peka, peduli, serta tanggap terhadap kaum perempuan dan anak.

“Alhamdulillah partisipasi perempuan di Kota Tanjungpinang meningkat. Kalau kita perkuat sinergi, saya yakin kita bisa menjadi perempuan dan anak yang dilindungi dan aman,” imbuhnya.

Rahma menuturkan, selain kebijakan dan kegiatan, Pemko juga siapkan untuk perlindungan perempuan dan pemenuhan hak anak.

Pemko juga sedang menyiapkan rumah aman perempuan dan anak, tepatnya di belakang Kantor Komisi Informasi Kepri, samping Polresta kota Tanjungpinang, kilometer 5 atas.

“Rumah aman ini nantinya tidak lagi sewa ataupun pindah. Karena sudah menjadi aset pemko. Di sini tempat perlindungan bagi kaum perempuan dan anak yang perlu perhatian khusus,” ucapnya.

Dengan adanya pengurus Puspa, rumah aman ini bisa ibu-ibu manfaatkan ketika ketemu kaum perempuan dan anak yang perlu perlindungan.

“Ketika ketemu perempuan dan anak yang butuh dilindungi, bawa ke rumah aman. Kita bersama-sama melindungi kaum kita dan anak kita di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, Rustam, menyebutkan kepengurusan PUSPA ini direkrut dari para aktivis perempuan, pimpinan organisasi, kalangan profesional, pengusaha, lembaga swadaya masyarakat, dan media dengan berbagai latar belakang keahlian.

BACA JUGA :  Serang Anak-anak, Dinkes Kepri Minta Orangtua Waspadai ISPA dan Pneumonia

“Mudah-mudahan dalam satu forum komunikasi ini nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap upaya-upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan terhadap anak yang dari waktu ke waktu permasalahannya begitu kompleks,” ucapnya.

Selama ini, kata Rustam, PUSPA sudah memberikan banyak kontribusi dalam rangka pembangunan perempuan dan anak.

Di antaranya kegiatan yang sudah dilakukan oleh para pengurus Puspa ini adalah pendampingan untuk pemanfaatan limbah sampah agar memiliki nilai ekonomis di wilayah kelurahan dompak.

Kemudian berkaitan dengan anak sudah memberikan pelatihan tentang cara melakukan penelitian, survei, dan juga laporan, bahkan dalam bentuk buku.

“Semoga anak-anak mampu berkreatif dengan memanfaatkan waktu luangnya melakukan penelitian dan penerbitan terkait anak-anak dan hal lainnya,” harapnya.

Selain pengukuhan, kegiatan disejalankan dengan seminar peningkatan kapasitas Puspa bertema peran Puspa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Seminar tersebut, diikuti 50 orang terdiri dari 33 pengurus Puspa dan 17 orang dari perwakilan kelurahan ramah perempuan dan anak.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid