Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Sambut Idul Fitri, 12 Peserta Meriahkan Pawai Kereta Hias Kab. Karimun
    1 hari lalu
    Jelang Perayaan Idul Fitri Pemkab Bintan Tuntaskan Penyaluran THR ASN dan Insentif non ASN
    2 hari lalu
    Cahaya Obor Menghiasi Malam Takbiran di Kabupaten Bintan
    2 hari lalu
    Malam Takbiran Hutan di Sungai Harapan Terbakar
    2 hari lalu
    Walikota Batam Salat Id Bersama Masyarakat di Dataran Engku Putri
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    1 minggu lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    1 minggu lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    4 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Warga di Tanjungpinang Suarakan Penolakan Relokasi Warga Rempang

Massa Minta Peraturan Daerah (Perda) Adat dan Tanah Ulayat Direalisasikan

Editor Admin 3 tahun lalu 2k disimak
Warga yang tergabung dalam Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga, ikut menyuarakan penolakan warga pulau Rempang, Kamis (31/8/2023). F. Ist./ disediakan oleh GoWest.ID

PULUHAN warga yang tergabung dalam Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga, ikut menyuarakan penolakan warga pulau Rempang. Suara penolakan disampaikan di depan kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) di Dompak, Kamis (31/8/2023).

Massa pendemo menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk ikut menolak rencana Badan Pengusahaan (BP) Batam yang akan merelokasi ribuan warga di Pulau Rempang, sehubungan proyek Ecocity yang digagas di sana.

Aksi demonstrasi dijaga ketat anggota kepolisian. Massa dihadang kawat berduri yang dipasang di depan pintu masuk kawasan perkantoran Gubernur Kepri.

“Kita minta Gubernur Kepri untuk menyurati Presiden maupun BP Batam hari ini, untuk menghentikan relokasi Pulau Rempang. Karena di sana terdapat 5.000 orang jiwa,” ujar Pemangku Adat Kesultanan Riau Lingga, Tengku Muhammad Fuad saat aksi, Kamis (31/8/2023).

Menurutnya, BP Batam akan merelokasi warga Pulau Rempang demi membangun beberapa proyek. Padahal, warga yang akan direlokasi tersebut adalah warga asli dan sudah turun temurun tinggal di Pulau Rempang.

“Kita menolak, karena yang tinggal di sana orang asli melayu Batam. Mereka sudah turun temurun di sana,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, semua warga Pulau Rempang sangat khawatir dengan adanya rencana relokasi ini. Jadi dengan disuratinya BP Batam, warga dapat mencari nafkah seperti biasa.

Selain menyampaikan penolakan soal rencana relokasi warga di pulau Rempang, massa pendemo juga meminta Gubernur Kepri segera mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) adat dan tanah ulayat.

Jika Perda ini terbit, masalah relokasi tersebut dapat diselesaikan secara hukum.

“Di Kepri banyak pulau, kenapa harus ngotot di sini. Kita tidak menolak pembangunan, tapi jangan rakyat yang dikorbankan. Kita masih menunggu proses Perda ini,” tegasnya.

Tanggapan Pemprov Kepri

Usai melakukan demonstrasi, Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga melakukan audiensi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara. Dari hasil audiensi ini, Pemprov Kepri akan segera menyurati BP Batam untuk menunda pengukuran dan pemasangan patok proyek di Pulau Rempang.

“Dan disepakati bersama, akan kita surati BP Batam, dan tembusannya akan dibawa oleh LAKRL,” kata Adi Prihantara usai melakukan audiensi, Kamis (31/8/2023).

Keputusan ini, kata Adi, agar ribuan warga di Pulau Rempang dapat tenang menjalani aktivitasnya. Sebab, warga enggan meninggalkan Pulau Rempang sedetikpun dan tidak membiarkan BP Batam melakukan pembangunan.

“Intinya akan kita surati dulu. Biar masyarakat nyaman dan tenang. Sekarang penuh dengan kekhawatiran,” ungkapnya.

Untuk penerbitan Perda adat dan tanah ulayat, menurutnya, harus ada kajian secara mendalam oleh akademisi. Jika sudah ada kajian akademisi, maka rancangan perda tersebut akan disusun.

“Jika terbit, harus dievaluasi oleh Kemendagri. karena syarat Perda harus mendapatkan evaluasi dari Kemendagri,” kata Adi.

(nes)

Kaitan Bp batam, Masyarakat adat, Rempang, Riau lingga, tanjungpinang
Admin 31 Agustus 2023 31 Agustus 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pertamax 92 Diusulkan Jadi BBM Subsidi, Pertalite Dihapus
Artikel Selanjutnya Deretan Batu Bata ‘Batam’ di Bunker Tua Belanda

APA YANG BARU?

Sambut Idul Fitri, 12 Peserta Meriahkan Pawai Kereta Hias Kab. Karimun
Artikel 1 hari lalu 32 disimak
Jelang Perayaan Idul Fitri Pemkab Bintan Tuntaskan Penyaluran THR ASN dan Insentif non ASN
Artikel 2 hari lalu 118 disimak
Cahaya Obor Menghiasi Malam Takbiran di Kabupaten Bintan
Artikel 2 hari lalu 106 disimak
Malam Takbiran Hutan di Sungai Harapan Terbakar
Artikel 2 hari lalu 109 disimak
Walikota Batam Salat Id Bersama Masyarakat di Dataran Engku Putri
Artikel 2 hari lalu 123 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cerah Saat Hari Raya Idul Fitri
Artikel 3 hari lalu 290 disimak
Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 5 hari lalu 246 disimak
Chery C5 CSH Resmi Hadir di Batam, Siap Temani Mobilitas Dinamis Kota Industri dan Maritim
Artikel 4 hari lalu 236 disimak
Tinjau Posko Mudik, Bupati Bintan Pastikan Pemudik Aman di Perjalanan
Artikel 4 hari lalu 212 disimak
80 Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Takbir Keliling Idul Fitri Pemko Batam
Artikel 3 hari lalu 207 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?