Terhubung Dengan Kami

Pilihan gowest.id

Kebiasaan Yang Bisa Memicu Kanker

nien bagaskara

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : health.harvard.edu

PADA dasarnya kanker tidak mengenal gender, ia bisa menyerang siapa saja. Namun, ada beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko kanker pada perempuan, tapi tidak berlaku pada laki-laki. Berikut beberapa kebiasaan yang patut diwaspadai, terutama bagi kaum perempuan.

Produk mengandung paraben

Waspadai produk mengandung paraben. Paraben adalah senyawa yang diproduksi secara sintetis digunakan sebagai pengawet untuk memperpanjang umur simpan produk.

Paraben sering ditemukan dalam kosmetik dan produk perawatan pribadi seperti sampo, kondisioner, deodoran, produk pembersih kulit, dan pencuci mulut.

Umumnya tercantum dalam bahan sebagai metil paraben, etil paraben, propil paraben, dan butil paraben.

Paraben dan para-hydroxybenzoic mungkin dapat mengganggu hormon alami estrogen.

Tingkat estrogen tinggi meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, para peneliti tidak bisa mengatakan paparan paraben secara langsung menyebabkan kanker.

Minum dari botol plastik

Paparan Bisphenol A (BPA) dapat meningkatkan risiko kanker terkait hormon seperti kanker payudara dan ovarium. BPA adalah produk umum dalam botol dan wadah air plastik.

BPA adalah xenoestrogen atau senyawa kimia yang dapat meniru estrogen. Karena susunannya cukup dekat dengan estrogen, ia dapat mengganggu keseimbangan hormonal dalam tubuh dan menyebabkan inisiasi pembentukan kanker.

Bukti ilmiah menghubungkan paparan rutin kami dengan BPA ke berbagai penyakit, termasuk kanker payudara, kanker prostat, penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Terlalu banyak duduk

Perempuan terlalu banyak duduk berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan jenis kanker tertentu, termasuk kanker kolon, kanker endometrium, dan kanker paru-paru.

Peneliti dari American Cancer Society menemukan perempuan yang menghabiskan waktu luang dengan duduk berada pada risiko lebih tinggi terkena kanker myeloma, payudara, dan ovarium.

Untuk mengatasinya, cobalah perbanyak bergerak. Jadwalkan setidaknya 30 menit berjalan kaki selama lima hari dalam seminggu.

Orang dewasa dengan peningkatan aktivitas fisik mereka dapat mengurangi risiko terkena kanker usus hingga 40 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif.

Bergadang

Dalam Konferensi Kanker NCRI di Glasgow dijelaskan jika perempuan sering bergadang (night owl)lebih mungkin mengembangkan kanker daripada morning person.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap lebih dari 220.000 perempuan untuk menemukan hubungan antara menjadi morning person atau night owl dan kanker payudara.

Peneliti menemukan bahwa morning person kurang mungkin mengembangkan kanker hingga 48 persen. Kemudian, perempuan yang dilaporkan tidur lebih dari tujuh hingga delapan jam tidur rata-rata juga memiliki sedikit peningkatan risiko kanker payudara.

Studi ini hanya menemukan tautan yang memungkinkan, sehingga penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat bagaimana dan mengapa tidur dapat mempengaruhi risiko kanker.

Penggunaan bedak tabur dekat vagina

Kemudian, kebiasaan menaburkan bedak, seperti bedak bayi, dekat vagina juga berisiko memicu kanker.

Menurut Jonathan bedak tabur telah terbukti meningkatkan risiko kanker endometrium pada perempuan karena partikel dari bedak untuk berjalan melalui vagina dan ke dalam ovarium, menyebabkan peradangan.

Cara tidak sehat atasi stres

Perempuan sedang stres atau baru saja mengalami peristiwa traumatis, berada pada peningkatan risiko terkena kanker payudara.

Di laman cancer.gov, National Cancer Institute merilis beberapa penelitian menemukan hubungan antara faktor psikologis seperti stres dan peningkatan risiko terkena kanker. Namun hasilnya beragam.

Beberapa alasan mengapa stres dikaitkan dengan kanker termasuk perkembangan perilaku tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi alkohol selama dalam kondisi tertekan.

Jadi mungkin bukan stres menyebabkan kanker, tetapi stres dapat memicu kebiasaan tidak sehat mungkin mengarah pada kanker.

Bagaimanapun penting untuk diketahui bahwa kanker disebabkan oleh akumulasi kerusakan pada gen. Perubahan semacam ini mungkin terjadi karena kebetulan atau terpapar zat penyebab kanker.

Zat-zat yang menyebabkan kanker disebut karsinogen. Karsinogen dapat berupa zat kimia. Penyebab kanker mungkin agen lingkungan, faktor virus atau genetik.

Namun, kita harus ingat bahwa dalam sebagian besar kasus kanker kita tidak dapat menghubungkan penyakit dengan satu penyebab tunggal.

 

Sumber : Beritagar/ cancer.gov

 
Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Histori1 hari lalu

Buah Naga & Sejarahnya di Batam

PULAU Batam identik dengan buah naga di Indonesia. Padahal, aslinya buah tersebut berasal dari benua Amerika. Tapi, tidak salah. Cikal...

Ide2 hari lalu

Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos

GENG Shuai dijuluki ‘Edison dari Cina’ bukan karena dia penemu lampu pijar seperti Thomas Alva Edison, melainkan karena kerap menciptakan...

Film Film Film3 hari lalu

Laut yang Memberi, Laut yang Mengambil ; Tentang “The Man from the Sea”

SEORANG pria Jepang terdampar di tepi pantai Banda Aceh. Telanjang. Tidak ada yang tau siapa namanya. Ia tak mau atau...

Otto Keren!5 hari lalu

Menyulap Corolla KE-30 1977 Jadi Mulus Banget

SALAH satu produk otomotif andalan Toyota yang melegenda adalah Corolla. Varian ini sudah mulai dikembangkan sejak 1968/ 1969. Sampai kini,...

Pilihan gowest.id5 hari lalu

Telaga Bidadari Yang Tersembunyi

ADA sebuah telaga yang terletak di sebuah hutan di kawasan Batam. Masyarakat sekitarnya menamainya sebagai Telaga Bidadari. Lokasinya masih perawan...

Jalan-Jalan Plesir5 hari lalu

Kampung Terih, Kampung Wisata Kekinian!

KAMPUNG tua yang satu ini kini telah menjadi desa wisata, yaitu Desa Wisata Kampung Terih. Kini, Kampung Terih menjadi salah...

Histori5 hari lalu

The Story of Engku Puteri

DATARAN Engku Puteri atau alun-alun Engku Puteri merupakan ruang terbuka umum yang ada di kota Batam. Lokasinya strategis karena berada...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Apple Patenkan Sensor Biometrik Untuk Mobil

MEMBUKA ponsel menggunakan pemindai wajah sepertinya sudah sangat umum. Lalu bagaimana jika membuka kunci mobil menggunakan pemindai wajah? Apakah ada...

Pilihan gowest.id6 hari lalu

Kenapa Kita Dilarang Lepas Sepatu Saat di Pesawat?

Kamu mungkin tergoda untuk melepas sepatu dan bersantai selama di pesawat. Namun untuk alasan kesehatan, kamu sebaiknya tetap memakai alas...

Pop & Roll2 minggu lalu

Tangisan Dul di Konser Dewa 19

DEWA 19 jadi manggung di Malaysia. Dul Jaelani akhirnya menggantikan posisi Ahmad Dhani di Keyboard. Ia menggantikan posisi ayahnya yang...