Terhubung Dengan Kami

Histori

Riwayat Temenggung Abdul Jamal

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Foto : arsipskpd.batam.go.id

ORANG Batam kenal nama Temenggung Abdul Jamal sebagai nama Gelanggang Olahraga (Gelora). Ada yang sudah tahu tentang sejarah Tumenggung Abdul Jamal? Literasi tentang sejarah tokoh yang satu ini, sampai sekarang masih sangat minim didapat.

Yang diketahui, Tumenggung Abdul Jamal adalah seorang bendahara Kerajaan Melayu Riau yang berkuasa di wilayah Bulang Lintang, Kecamatan Bulang, Batam dan di pulau-pulau di sekitarnya pada masa silam.

Makam Tumenggung Abdul Jamal masih bisa dijumpai di Selatan Pulau Batam.

Di kawasan tersebut juga terdapat beberapa makam lain yang diyakini sebagai keluarga Tumenggung Abdul Jamal. Antara lain istrinya raja Maimunah. Masyarakat juga masih bisa melihat beberapa benda pusaka seperti keris, pedang, tombak, bejana dan barang lain milik Tumenggung Abdul Jamal.

Foto : arsipskpd.batam.go.id

Makam Tumenggung Abdul Jamal berada di sebuah pulau kecil di sebelah Selatan Pulau Batam bernama Pulau Bulang Lintang. Dari berbagai catatan, Tumenggung Abdul Jamal adalah seorang bendahara kerajaan melayu Riau yang berkuasa di wilayah Bulang Lintang, Batam dan pulau-pulau di sekitarnya.

Temenggung Abdul Jamal, menyandang  jabatan  Temenggung  atau penguasa daerah  yang ditunjuk Sultan Johor-Riau. Dalam catatan sejarah, Temenggung Abdul Jamal lahir pada 1720.   Ia adalah putra dari Tun Abbas, Datuk Bendahara Kerajaan Johor-Riau.

Pulau Bulang telah dijadikan sebagai basis daerah perintah Temenggung sejak tahun 1722 hingga 1824,  Pulau Bulang, juga telah menjadi satu kurnia Sultan Sulaiman Badrul AlamSyah (sultan Riau yang pertama)  bagi keluarga Temenggung Riau-Johor.

Sejak tahun 1722 pulau ini telah dijadikan “markas besar” keluarga Temenggung yang merupakan cabang kecil dinasti Bendahara yang memerintah Riau-Lingga-Johor-dan Pahang.

Sejarah singkat kehidupan Temenggung Abdul Jamal tidak akan didapat para peziarah. Baik dari informasi tertulis ataupun dari mulut ke mulut masyarakat tempatan.

Namun keberadaan pulau dan makam yang menjadi warisan sejarah kebesaran Melayu tersebut terangkum dalam khazanah literature asing baik yang berada di pulau Penyengat maupun Singapura dan Johor.

Pulau Bulang Lintang merupakan satu gugusan pulau di perairan Kota Batam yang berjarak sekitar setengah jam dengan mengarungi selat-selat sempit diantara gugusan pulau disebelah barat Pulau Batam. Untuk menjangkau pulau berpenduduk sekitar 200 kepala keluarga yang umumnya nelayan ini, dapat menumpang “speedboat” dari Pelabuhan Sagulung Batam.

Pulau Bulang sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang luasnya sekitar 150 hektare. Ramai disinggahi peziarah menjelang Ramadan. Namun keberadaan  warisan sejarah di pulau tersebut tanpa rekam jejak yang dapat memberikan informasi peran penting Pulau Bulang Lintang dan Temenggung Abdul Jamal.

Sebagai salah satu tokoh yang memiliki jabatan penting di Kerajaan Melayu Riau, minimnya literasi tentu sangat di sayangkan. Bahkan, warga pulau Bulang-Lintang sendiri, tempat Tumenggung Abdul Jamal dimakamkan, tak banyak tahu tentang riwayatnya.

M Taha (87) juru kunci makam Tumenggung Abdul Jamal, juga tak tahu secara persis bagaimana riwayat kehidupan Tumenggung Abdul Jamal. Ia hanya mengetahui bahwa makam tersebut biasa ramai di kunjungi para peziarah menjelang bulan Ramadan. Mulai dari peziarah lokal hingga manca Negara. Maklum, kerajaan Melayu Riau memiliki hubungan erat dengan kerajaan Melayu Johor.

Seingat M Taha, sejak dirinya datang ke pulau kecil di perairan Kota Batam itu, sudah ada makam Tumenggung Abdul Jamal. Makam ini berada dalam satu komplek dengan pemakaman isterinya, Raja Maimunah beserta para prajuritnya.

“Saya tak tahu bagaimana beliau meninggal. Karena dulu sebelum saya datang kesini makam ini sudah ada. Dulu cuma satu buah rumah, tak ramai. Dan ini semua masih semak hutan pohon-pohon semua,” ungkap M Taha, juru kunci makam saat ditanya perihal meninggalnya Tumenggung Abdul Jamal.

 

(*)

 

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Bincang1 hari lalu

Desy Agustina ; Lagu Anak Hingga Musik Jazz

ADA keprihatinan yang dalam melihat banyak karya anak bangsa yang justru tidak dikelola sendiri. Contohnya lagu anak-anak dan kekayaan seni...

Ide2 hari lalu

Cara Ampuh Mengubah Kebiasaan Begadang

KEBIASAAN begadang hingga larut malam tak baik untuk kesehatan. Bagi yang sudah terbiasa begadang, tidur cepat akan sangat sulit atau...

Pop & Roll4 hari lalu

Robby Sugara Tutup Usia

AKTOR senior Robby Sugara tutup usia pada Kamis (13/6/2019). Kabar duka ini diungkap oleh putrannya, Juan Bernard, melalui fitur Insta...

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

PUBG Mobile Jadi Games Terlaris di Dunia

Game PUBG Mobile menorehkan prestasi terbaru. Game tersebut berhasil menjadi game terlaris di dunia dengan pendapatan mencapai lebih dari USD 146...

Gaptek? Gak Lah!6 hari lalu

Ini Dia, Ban Anti Kempes dan Pecah!

PABRIKAN ban Michelin dan raksasa mobil General Motors (GM) tengah bekerja sama mengembangkan purwarupa ban tanpa udara (airless) yang ramah...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Yang Khas Saat Lebaran di Indonesia

ISLAM di Indonesia tumbuh dengan khas. Tak seperti umat lain di belahan lain dunia, Idulfitri disambut dengan tradisi yang beragam....

Histori2 minggu lalu

ALS ; Bus Dengan Trayek Terjauh, Lintas Sumatera – Jawa

PO Antar Lintas Sumatra (ALS) adalah sebuah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang didirikan di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatra...

Film Film Film2 minggu lalu

5 Fakta Film Hero Lokal “Gundala”

DARI deretan film superhero yang ditayangkan di tahun ini, film ‘Gundala’ gak kalah dinantikan oleh para pencinta film di Indonesia....

Bincang3 minggu lalu

Menyiapkan Pusat Data Server di Batam

PEMERINTAH berencana membangun pusat data server untuk kepentingan pemerintah dan Pemda-Pemda se-Indonesia di pulau Batam. Plt. Direktur Layanan Aplikasi &...

Pilihan gowest.id3 minggu lalu

Kecanduan Games Masuk Dalam Gangguan Mental

GAMING disorder alias kecanduan gim video resmi ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai gangguan kesehatan mental, Sabtu (25/5). Sementara itu,...