Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Sindikat Judi Online Libatkan WNA Kembali Dibongkar di Batam
    2 jam lalu
    Sasar Pengguna Kendaraan Bermotor, BPTD Kepri Gelar Razia Gabungan
    4 jam lalu
    Dua Orang Anak Meninggal Dunia, Tenggelam di Waduk
    19 jam lalu
    BP Batam Pulihkan Bekas Lahan Tambang Pasir Ilegal di Kawasan KKOP
    21 jam lalu
    Polisi Razia Knalpot Brong, Balap Liar, dan Kendaraan Tak Laik Jalan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
    15 jam lalu
    FLS3N dan O2SN untuk Bakat Non-Akademik Siswa Digelar di Batam
    1 hari lalu
    5.120 Pelajar Batam Tampilkan Tari Zapin Massal
    1 hari lalu
    Maung Bandung Come Back, Tekuk Macan Kemayoran 2-1
    3 hari lalu
    “Makam Bukit Batu dan Kehidupan di Alur Sungai Rocoh Bintan”
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    1 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    1 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    1 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    3 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

30 Perusuh Ditetapkan Jadi Tersangka

Editor Admin 7 tahun lalu 1k disimak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Papua mulai menyisir terduga pelaku kerusuhan dan pembakaran sejumlah fasilitas umum di wilayah Jayapura, Papua. Per Sabtu (31/8/2019), sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan laku itu.

Daftar Isi
Di Jakarta, delapan aktivis digiring ke Polda Di Deiyai, lima warga sipil tewasPembatasan internet dijanjikan berakhir

Pasal yang disangkakan kepada 30 tersangka tak sama. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut 17 di antaranya dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP atas dugaan pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang.

Sebanyak tujuh lainnya dijerat dengan Pasal 365 KUHP atas dugaan pencurian dengan kekerasan. Satu tersangka dijerat Pasal 187 KUHP atas tindak pidana pembakaran.

Tiga orang dijerat Pasal 160 KUHP karena dugaan penghasutan dan ujaran kebencian. Adapun dua orang lainnya dijerat Pasal 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 karena dugaan membawa senjata tajam.

Untuk tersangka ujaran kebencian, kata Dedi dalam KOMPAS.com, pelaku dijerat lantaran video rekaman penghinaan secara lisan yang beredar selama masa kerusuhan, Kamis (29 Agustus 2019).

Bersama dengan tersangka kepolisian menyita sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam, laptop, motor, mobil yang dirusak, sembako, serta alat musik hasil jarahan.

Laku para tersangka berawal dari perkumpulan massa—mayoritasnya mahasiswa—di Gapura Universitas Cenderawasih, Jayapura, Kamis, sekitar pukul 09.00 WIT. Puluhan massa kemudian berorasi dan bergerak ke lampu merah Waena.

Di titik itu, jumlah massa bertambah dari puluhan menjadi ratusan. Mereka lalu berjalan ke lingkaran depan kantor Pos Abepura. Kepolisian setempat sempat mengimbau agar massa tidak menutup jalan. Namun imbauan tak diindahkan.

Sekitar pukul 14.00 WIT, massa bergerak lagi dari Abepura menuju Jayapura. Selama perjalanan itu, oknum massa melakukan pelemparan batu ke rumah dan toko serta bangunan umum di sepanjang jalan. Massa turut membawa bendera Bintang Kejora dalam iring-iringan tersebut.

Begitu tiba di Kotaraja, massa langsung merusak dan membakar kantor Majelis Rakyat Papua (MRP). Massa melanjutkan perjalanan ke Entrop dan membakar lapak depan Papua Trade Center dan melempari Markas Kepolisian Sektor setempat.

Setibanya di depan Pelabuhan Laut Jayapura, massa membakar Kantor Bea Cukai dan ruko-ruko di sekitarnya. Beberapa kendaraan roda dua dijarah. Saat bergerak ke Jalan Koti, massa kemudian membakar kantor Telkomsel dan ruko-ruko di Terminal Lama Pasar Jaya.

Selesai di Jalan Koti, massa melaju ke Kantor Gubernur Papua. Sepanjang perjalanan itu, kantor pemerintahan dan sarana umum lainnya dirusak, seperti Toko Buku Gramedia, Kantor Bank Indonesia, Kantor Jiwasraya, Kantor Navigasi, Kantor Perhubungan, hingga Mall Jayapura.

Di Jakarta, delapan aktivis digiring ke Polda

Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya (Polda Metro) mengamankan delapan aktivis Papua atas tuduhan makar. Kedelapannya diamankan sejak Sabtu (31/8/2019) malam.

Kepala Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Nelson Nikodemus Simamora menyebut salah satu yang diamankan adalah juru bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta.

Surya dikabarkan diamankan saat berada di sebuah area tempat makan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Kabar yang beredar turut menyebutkan Surya, setelah diperiksa di Polda Metro Jaya, dipindahkan lagi ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Nelson mengaku belum mengetahui informasi detail terkait penangkapan ini karena dari pihaknya yang mencoba memberikan pendampingan hukum tak diperbolehkan membawa alat komunikasi.

Di Deiyai, lima warga sipil tewas

Di Kabupaten Deiyai, Papua Barat, aparat keamanan menyebut lima warga sipil jadi korban tewas dari aksi perampasan 10 senjata api milik TNI Angkatan Darat (AD).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Tony Harsono mengatakan, lima warga yang tewas itu adalah bagian dari pendemo pada aksi protes yang berujung ricuh tersebut.

Tony, mengutip AntaraNews, mengatakan awalnya aksi unjuk rasa hanya diikuti 100 warga di Deiyai. Ketika itu kondisi masih kondusif. Namun tak lama, ribuan orang tiba-tiba datang dan menyerang aparat. Kontak senjata tak terhindarkan.

Tony menduga kelima warga terkena tembakan. “Saat ini kami melakukan penegakan hukum dan seluruh kemungkinan sedang didalami,” kata Tony.

Selain warga sipil, satu anggota TNI AD juga dilaporkan tewas. Sementara empat anggota Polri dalam kondisi terluka dan dalam perawatan intensif di Timika.

Soal senjatanya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengklaim kesepuluhnya telah berhasil direbut kembali oleh aparat, dengan cara-cara persuasif, tanpa ada korban tambahan.

“Hari ini, 10 pucuk sudah kembali. (Senjatanya) Ada di tangan masyarakat, di gunung. Tapi berhasil kembali dengan cara yang baik,” kata Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jumat (30/8/2019) malam.

Pembatasan internet dijanjikan berakhir

Menkopolhukam Wiranto menjanjikan kebijakan pembatasan internet dan jaringan komunikasi di Papua dan Papua Barat bakal segera berakhir.

Tapi Wiranto tak menyebut waktu pastinya. Dirinya berharap publik sabar, sembari menunggu kondisi keamanan di dua provinsi itu kondusif.

“Saya katakan, kalau sudah damai, memang untuk apa ita blocking media sosial?” kata Wiranto di Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (1/9/2019).

Sampai hari ini aparat keamanan masih disiagakan di titik-titik vital di wilayah Jayapura, Papua. Kapendam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel CPL Eko Daryanto beralasan langkah ini sebagai antisipasi kericuhan susulan.

Ada tiga satuan setingkat kompi (SSK)—setara 300 personel—dari Kostrad dan Marinir yang disiagakan.

Adapun objek vital yang dijaga ketat antara lain kantor perwakilan Bank Indonesia, Pertamina, Kantor Gubernur Papua, pelabuhan, bandara, dan menara telekomunikasi (BTS).

Sumber : Kompas / CNN Indonesia / Antara / Medcom / Beritagar

Kaitan demo, papua, rusuh, top
Admin 2 September 2019 2 September 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Polri Larang Unjuk Rasa di Papua
Artikel Selanjutnya Bertemu Mantan Tentara Jepang Berusia 108 Tahun di Rempang Cate

APA YANG BARU?

Sindikat Judi Online Libatkan WNA Kembali Dibongkar di Batam
Artikel 2 jam lalu 77 disimak
Sasar Pengguna Kendaraan Bermotor, BPTD Kepri Gelar Razia Gabungan
Artikel 4 jam lalu 70 disimak
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
Pendidikan 15 jam lalu 88 disimak
Dua Orang Anak Meninggal Dunia, Tenggelam di Waduk
Artikel 19 jam lalu 175 disimak
BP Batam Pulihkan Bekas Lahan Tambang Pasir Ilegal di Kawasan KKOP
Artikel 21 jam lalu 192 disimak

POPULER PEKAN INI

PSG Tantang Arsenal di Partai Puncak Liga Champions Eropa
Sports 6 hari lalu 720 disimak
Ratusan WNA di Apartemen Baloi View Digerebek, Diduga Terlibat Online Scam
Artikel 6 hari lalu 680 disimak
BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri
Artikel 6 hari lalu 656 disimak
Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
Pendidikan 5 hari lalu 577 disimak
Cuaca Batam Berawan, Potensi Hujan Petir (10–11 Mei 2026)
Artikel 3 hari lalu 556 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?