Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Fasilitas Terbesar di Batam, Bakamla RI Resmikan Mako Baru di Tiga Zona
    15 jam lalu
    Penyelundupan Ribuan Batang Kayu Bakau Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
    16 jam lalu
    Benda Asing Mirip Potongan Badan Pesawat Ditemukan Nelayan di Perairan Anambas
    19 jam lalu
    Cuti Ibadah Haji 40 Hari, Tugas Walikota Batam Diserahkan ke Wakil Walikota
    21 jam lalu
    Ranperda Penyelenggaran PSU Kembali Dibahas Pansus DPRD Batam
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
    1 jam lalu
    “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
    2 jam lalu
    TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
    13 jam lalu
    Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih di Klenteng Senggarang
    3 hari lalu
    “Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    4 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Wilayah

Pulau Pecong, Batam

Editor Admin 1 jam lalu 75 disimak
Peta pulau Pecong, © Google Map
  • Nama : Pulau Pecong
  • Tata Pemerintahan : masuk dalam wilayah administrasi kecamatan Belakangpadang, kota Batam
  • Luas : sekitar 16,368 km²
  • Populasi : sekitar 1.000 jiwa (sekitar 270 Kartu Keluarga)

PULAU Pecong, sebuah kelurahan di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, memiliki luas wilayah daratan sekitar 16,368 km². Pulau ini didominasi oleh penduduk beretnis Melayu dengan jumlah sekitar 1.000 jiwa (sekitar 270 Kartu Keluarga) yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.

Akses ke pulau ini bisa menggunakan kapal pompong, sejenis kapal kayu kecil yang biasa digunakan masyarakat antar-pulau melalui pelabuhan Sekupang atau pelabuhan rakyat Sagulung di Batam.

Kapal perahu yang menjadi sarana transportasi warga antar pulau. © Bintorosuryo.com/ disediakan oleh GoWest.ID

PULAU ini dinamai dari pohon yang disebut masyarakat setempat sebagai pohon pucung. Pohon yang sangat tidak diinginkan karena mulai dari daun, buah hingga batangnya, disebut memiliki rasa yang pahit, bahkan memabukkan. Dahulunya, pohon itu banyak ditemui di sekitar pulau Pecong.

SMAN 22 Batam yang berdiri di atas bukit dengan lahan yang luas di pulau Pecong. © bintorosuryo.com

Walau cuma pulau kecil dengan letak yang jauh dari pusat kota Batam, infrastruktur pendidikan di pulau ini terbilang lengkap. Lembaga pendidikan mulai PAUD hingga SMA sudah tersedia. Pulau Pecong menjadi sentra pendidikan bagi warga di pulau-pulau sekitarnya.

Hikayat pulau Pecong

DISEBUTKAN dalam cerita orang-orang dulu, ada 7 orang yang disebut panglima Galang dan menguasai perairan strategis di sekitar wilayah ini. Mereka terlahir dari 7 wanita asal pulau yang sekarang disebut pulau Galang. 7 Panglima Galang terkenal sebagai lanun atau bajak laut yang sering mengganggu aktifitas kapal-kapal dagang yang melintas. Wilayah mereka meliputi perairan di sekitar Pulau abang, Pulau Sembur, Pulau Cate, Pulau Tokok, Pulau Selat Nenek, Pulau Pecung dan Pulau Panjang.

Sebuah pulau karang kecil di sekitar perairan pulau Pecong. © Bintorosuryo.com

Ditarik lebih jauh ke belakang, kisah 7 Panglima Galang ini bermula dari perintah seorang Sultan Malaka di abad ke-16 untuk membuat sebuah Lancang atau Kapal. Pasukan Kerajaan kemudian tiba di pulau kecil yang kelak dikenal dengan nama pulau Galang. Banyak persediaan kayu seraya yang dipercaya sebagai bahan baku yang baik untuk kapal milik raja di pulau itu. Pasukan Kerajaan kemudian membuat lancang di sana. Seorang warga pulau yang dikenal sebagai orang Selat (yang mendiami wilayah Kepulauan, pen) bernama Canang, coba mendekati pasukan Kerajaan yang sedang membangun lancang. Namun ia diusir untuk menjauh. Sang pria tersinggung dan akhirnya keluar sumpah darinya; “lancang yang dibangun tidak akan pernah bisa mencapai laut saat selesai dibangun.”

Keanehan terjadi saat lancang selesai dibangun. Kapal atau lancang itu tidak bisa dibawa ke laut, seperti sumpah pria bernama Canang. Agar bisa turun ke laut, pasukan Kerajaan mendapat masukan untuk menggunakan 7 wanita yang sedang hamil anak pertama di pulau itu sebagai pemutus sumpah, sekaligus landasan menggulirkan kapal ke laut.

Kapal akhirnya bisa melaut dan berlayar menuju Malaka, sesuai keinginan Sultan. 7 wanita hamil yang menjadi landas kapal meninggal, namun anak-anak mereka selamat. Mereka dipelihara oleh pria bernama Canang yang mengeluarkan sumpah awalnya tersebut.

Setelah dewasa, ketujuhnya kemudian memiliki dendam besar karena ibu-ibu mereka dijadikan tumbal. Ketujuhnya kemudian menjelma menjadi sosok lanun yang sangat berani dan menguasai perairan sekitar Batam hingga Karimun dan dikenal dengan sebutan 7 Panglima Galang.

Aktifitas melaut warga di sekitar pulau Pecong. © bintorosuryo.com

Cikal bakal keturunan orang Pecong yang mendiami pulau Pecong besar sekarang, dipercaya dari keturunan para hulubalang laut yang ikut bersama salah satu panglima Galang bermastautin di pulau Pecong kecil.

(ham)

Kaitan batam, Pecom, pulau pecong, SMAN 22 Batam, Wilayah
Admin 24 April 2026 24 April 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
Artikel Selanjutnya Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan

APA YANG BARU?

Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
Lingkungan 1 jam lalu 68 disimak
“Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
Catatan Netizen 2 jam lalu 75 disimak
TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
Budaya 13 jam lalu 145 disimak
Fasilitas Terbesar di Batam, Bakamla RI Resmikan Mako Baru di Tiga Zona
Artikel 15 jam lalu 135 disimak
Penyelundupan Ribuan Batang Kayu Bakau Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
Artikel 16 jam lalu 167 disimak

POPULER PEKAN INI

Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 7 hari lalu 414 disimak
Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
Artikel 6 hari lalu 374 disimak
Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
Artikel 6 hari lalu 354 disimak
1 Unit Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin di Kel. Sadai
Artikel 4 hari lalu 325 disimak
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Ditangkap Kejaksaan Agung
Artikel 7 hari lalu 319 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?